K3 di Kawasan IMIP Diabaikan, Ratusan Buruh Lakukan Aksi Unjukrasa

baraNews

Senin, 17 November 2025 - 18:54 WIB

50278 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morowali  | Ratusan pekerja buruh dan merupakan anggota Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM) yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Bersatu melakukan aksi unjukarasa di depan Kantor PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Jumat, 14 November 2025 siang.

Aksi unjukrasa tersebut dilakukan dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi lingkungan kerja di sejumlah perusahaan Tenant dalam Kawasan industry PT. IMIP yang kerap mengabaikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pekerja buruh.

Salah satu factor pemicu aksi unjukrasa kali ini, adalah terjadinya kecelakaan kerja bersifat fatality belum lama ini yang menimpa pekerja buruh atas nama Abdul Wahap. Korban meninggal usai terjadi kecelakaan kerja dilingkungan kerja PT. Lestari Smelter Indonsia (LSI) / PT. Bukit Smelter Indonesia (BSI) departemen Ferronikel didalam Kawasan IMIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panatauan media ini dilapangan, masa aksi mulai berkumpul ba’da Zuhur sekitar pukul 13:30 wita sambil melakukan penggalangan masa aksi. Kemudian, sekitar pukul 14.00 wita, massa Aksi bergerak ke Kantor PT. IMIP dengan melakukan konvoi dan orasi. Setibanya di depan Kantor IMIP pukul 14.10 wita, massa aksi tiba di depan kantor PT.IMIP dan langsung melaksanakan Orasi secara bergantian. Aksi unjukrasa tersebut, dikawal ketat pihak Security PT. MSS serta unsur TNI dan Polri.

Dalam orasinya, Sudirman SH selaku Jendral Lapangan Aliansi Kemanusiaan Bersatu menilai, adanya pelanggaran ketidakpatuhan pengusaha, perihal ketentuan yang berlaku serta adanya tindakan pengusaha mengabaikan kesehatan dan keselamatan kerja buruh yang dibuktikan dengan banyaknya kejadian kecelakaan kerja yang terjadi di kawasan PT. IMIP.

Berdasarkan kondisi tersebut, berbagai tuntutan pun disampaikan. Diantaranya, Pertama, menuntut pihak PT LSI dan PT. BSI serta perusahaan yang ada dalam kawasan IMIP melakukan pembenahan menyeluruh dalam aspek K3.

Kedua, menuntut pihak Manajer dan safety bertanggung jawab atas kecelakaan kerja fatality yang terjadi. Ketiga, menuntut pihak perusahaan segera memberikan santunan tali asih kepada korban fatality almarhum Abdul Wahap dengan nilai santunan lebih besar dari santunan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp. 600 juta rupiah.

Keempat, menuntut pihak perusahaan untuk segera memberikan santunan tali asih sesuai poin 3 selambat-lambatnya pada tanggal 20 November 2025. Kelima menuntut pihak perusahaan mencopot dan mengevaluasi pejabat K3 dalam hal ini mulai dari Manajer Safety, SPV dan Wakil SPV (Iswin) serta memberikan sanksi terhadap Herman selaku Formen dan Agus Satria Wakil formen atas keterlibatannya.

Keenam, menuntut pihak kepolisian dan pemerintah untuk segera melakukan investigasi dan menetapkan tersangka. Ketujuh, menuntut pihak perusahaan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang melakukan intimidasi terhadap pekerja buruh saat terjadinya kecelakaan kerja fatality.

Berita Terkait

Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai
Dukung Kesehatan Siswa, Babinsa Koramil Soropia Dampingi Program Makan Bergizi Gratis
Sorotan Publik Soal Anggaran Sewa Helikopter Rp4 Miliar di Tengah Keluhan Jalan Rusak di Sumsel
Gudang Solar Diduga Ilegal di Permata Baru Ogan Ilir Masih Beroperasi, APH Diminta Bertindak
Membangun Harapan dan Kebersamaan, Satgas Yonif 521/DY Hadir Bantu Perbaikan Rumah Warga di Distrik Kobakma
GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe
Gempar! Mayat pria tanpa busana ditemukan di hutan bakau, kondisi mengenaskan
Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:25 WIB

Curi Katalis Knalpot Ambulans Desa Karama, Pria Warga Gantarang Diamankan Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:19 WIB

Reformasi Jilid II Bergema di Jakarta: GMKI Tuding KKN Makin Mengakar, Rakyat Kian Terhimpit

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:42 WIB

Binluh dan Jumat Berkah, Cara Satlantas Polres Bulukumba Edukasi Masyarkat Tertib Lalulintas.

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:17 WIB

FORUM JUANG ONO NIHA TEMUI TOKOH BANGSA FIRMAN JAYA DAELI DI PLAZA SENAYAN, MINTA ARAHAN DAN DUKUNGAN MORAL BAGI PERJUANGAN MASYARAKAT NIAS

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:12 WIB

FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:33 WIB

Wakil FKDM Rohil Apresiasi Langkah Pemkab Rohil Tutup Pasar Malam

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:41 WIB

Polsek Bangko Intensif Dampingi Petani, Ketahanan Pangan Rohil Terus Menguat

Senin, 8 Juni 2026 - 05:23 WIB

Polres Bulukumba Pastikan Selidiki Peristiwa Tenggelamnya Siswi di Kawasan Wisata Apparalang

Berita Terbaru