Jaksa Ungkap Aliran Dana Rp 13 M dari Harvey Moeis ke Rekening Sandra Dewi

baraNews

Jumat, 24 Oktober 2025 - 05:21 WIB

50451 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sidang keberatan penyitaan aset artis Sandra Dewi kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (24/10/2025). Dalam sidang beragendakan pembuktian dari pihak termohon, Kejaksaan Agung, jaksa Max Jefferson Mokola membeberkan data aliran dana dari suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, ke sejumlah rekening atas nama sang artis.

Jaksa Max menjelaskan di hadapan majelis hakim bahwa terdapat transaksi uang dalam jumlah besar yang mengalir ke rekening Sandra Dewi dalam kurun waktu tertentu. “Di rekening BCA yang nomor belakangnya 411 terdapat uang masuk sebanyak Rp 6.038.500.000 dari tahun 2016 hingga 2019,” kata Max di ruang sidang.

Dia menambahkan, “Selain itu, ada juga transfer ke rekening Sandra Dewi lainnya yang nomor belakangnya 993 sebesar Rp 7 miliar.” Jika dijumlahkan, total aliran dana dari Harvey Moeis ke rekening atas nama Sandra Dewi mencapai lebih dari Rp 13 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski proses sidang berjalan, Sandra Dewi tidak tampak hadir di ruang persidangan. Ia sebelumnya menggugat penyitaan aset yang dilakukan Kejaksaan Agung, karena menganggap harta-harta tersebut merupakan hasil perolehan pribadi secara sah, mulai dari pekerjaan sebagai artis, endorsement, hingga hadiah pribadi.

Namun, Kejagung tetap melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset mewah milik Sandra Dewi. Di antaranya adalah 88 tas branded, deposito senilai Rp 33 miliar, beberapa unit mobil, dan perhiasan. Penyitaan ini dilakukan sebagai bagian dari proses pembayaran uang pengganti senilai Rp 420 miliar yang dibebankan kepada Harvey Moeis.

Sandra sendiri menyatakan bahwa antara dirinya dan Harvey telah memiliki perjanjian pisah harta yang sah. Namun jaksa beranggapan bahwa aliran dana yang ditelusuri menunjukkan adanya keterkaitan langsung antara aset yang disita dengan hasil kejahatan dalam kasus korupsi yang melibatkan Harvey Moeis.

Seperti diketahui, Harvey Moeis bersama sejumlah terpidana lainnya dianggap telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 271 triliun. Kasus ini tengah menjadi sorotan publik karena melibatkan tokoh-tokoh terkenal dan menyita perhatian karena nilai kerugian negara yang sangat besar.

Kasus penyitaan aset terkait perkara korupsi ini pun masih terus bergulir, dengan agenda sidang lanjutan dijadwalkan akan menghadirkan pembuktian lanjutan dari pihak kejaksaan maupun pihak pemohon keberatan. Sementara itu, Sandra Dewi tetap pada posisinya bahwa aset yang disita bukan bagian dari hasil tindak pidana, melainkan kekayaan pribadi yang tidak ada kaitannya dengan dugaan korupsi Harvey Moeis. (*)

Berita Terkait

Lawan Kapal Trawl Diduga Langgar Undang-Undang Perikanan, 37 Nelayan Desa Raja Bejamu Rohil & 4 Wartawan: 12 Diperiksa, 4 Jadi Tersangka!”
Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik
Wartawan Diperlakukan Kasar oleh Pegawai Gadai, Dugaan Modus Penipuan Promo Lunas Mobil Tetap Disita Mencuat
Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK
Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi
Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:39 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 07:59 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Senin, 13 April 2026 - 17:37 WIB

Gotong Royong Bersama Anak Negeri, Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Jalan Kampung di Distrik Bolakme

Minggu, 12 April 2026 - 12:07 WIB

AF Tewas di Konser Dangdut Bendar, Mukit : Polisi Harus Tangkap Pelaku Sekarang

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Sabtu, 11 April 2026 - 15:03 WIB

Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110

Jumat, 10 April 2026 - 16:40 WIB

Ikhtiar Langka Kesembuhan Menuju Kesejahtraan Satgas PAMTAS RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi

Jumat, 10 April 2026 - 16:39 WIB

Reaksi Spontan Masyarakat Atas Aksi Unjuk Rasa ( GAM ) Gerakan Aktivis Mahasiswa

Berita Terbaru