Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

baraNews

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:37 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sidang banding yang menghadirkan Nadiem Makarim sebagai pihak terkait berlangsung penuh perhatian publik di tengah agenda pemeriksaan transaksi bernilai Rp809 miliar. Di balik ketegangan sidang, terjadi momen ketika salah satu hakim secara refleks menyapa Nadiem dengan gelar “Pak Menteri”, sebelum segera mengoreksi diri dan meminta maaf di hadapan majelis dan peserta sidang.

Peristiwa tersebut muncul saat penggalian keterangan dari Nadiem mengenai posisi dan keterangannya soal terminologi yang digunakan dalam dokumen resmi. Hakim menegur Nadiem atas perbedaan pemahaman istilah “tidak ada” dan “tidak tahu”, lalu secara spontan menyebut jabatan yang pernah diemban Nadiem dalam kabinet. Insiden kecil ini tak mengganggu jalannya sidang, meski sempat terlihat membuat suasana di ruang persidangan berubah sesaat.

Dalam kesaksiannya, Nadiem memaparkan rincian tentang transaksi senilai Rp809 miliar yang dipertanyakan oleh penuntut. Ia menegaskan tidak pernah terlibat dalam diskusi hingga pengambilan kebijakan terkait pengadaan perangkat Chromebook maupun transaksi lain yang diangkat ke hadapan persidangan. Menurutnya, transaksi yang dipersoalkan merupakan keputusan internal perusahaan yang dijalankan oleh pihak berwenang tanpa keterlibatannya secara langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nadiem juga menjelaskan tidak ada aliran dana atau kepentingan ekonomi pribadi dalam mekanisme transaksi tersebut, yang dilakukan melalui penerbitan saham baru dan bukan penjualan saham pemegang sebelumnya. Ia menambahkan, kontribusi investasi Google yang turut disinggung dalam perkara ini hanya sekitar 5 persen dari total pendanaan perusahaan pada periode November 2021, jauh di bawah angka yang beredar di masyarakat.

Sidang banding ini terus berlanjut, memperhatikan sejumlah alat bukti termasuk dokumen perbankan kedua perusahaan terkait. Insiden salah sebut gelar terhadap Nadiem turut menjadi catatan tersendiri di tengah sorotan masyarakat atas proses hukum yang sedang berjalan. Majelis hakim memastikan seluruh fakta akan diuji secara terbuka guna memberikan keputusan yang sesuai dengan data dan hukum yang berlaku. (*)

Berita Terkait

Hercules Rosario Marshal Melontarkan Kritik Keras kepada Menteri Perumahan Ara Soal Sengketa Lahan
Stok Beras Nasional Capai Rekor Tertinggi, Mentan Laporkan Capaian Ketahanan Pangan di Sidang Kabinet
Budaya Menjilat Kekuasaan Dinilai Jadi Ancaman Demokrasi dan Penegakan Hukum
Kritik Tajam Kepemimpinan, Mahfud MD dan Muhammad Sobari Soroti Krisis Otentikasi Pemimpin
Prabowo Didesak Mundur: Mahfud MD Soroti Disparitas Antara Komitmen Awal dan Realita Pemerintahan
Babak Baru Penyidikan Korupsi Pemkab Klaten: KPK Amankan Bukti Elektronik dan Uang Ratusan Juta dari Tiga Lokasi Strategis
Bawa Massa ke Kementerian ATR/BPN, Hercules Peringatkan Maruarar Sirait dan Nusron Wahid soal Kasus Sengketa Tanah
Uang Persahabatan? Menguak Polemik Aliran Dana Rp800 Juta dari Tim Pengacara Summarecon kepada Hercules

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Hercules Rosario Marshal Melontarkan Kritik Keras kepada Menteri Perumahan Ara Soal Sengketa Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Stok Beras Nasional Capai Rekor Tertinggi, Mentan Laporkan Capaian Ketahanan Pangan di Sidang Kabinet

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Budaya Menjilat Kekuasaan Dinilai Jadi Ancaman Demokrasi dan Penegakan Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Kritik Tajam Kepemimpinan, Mahfud MD dan Muhammad Sobari Soroti Krisis Otentikasi Pemimpin

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Prabowo Didesak Mundur: Mahfud MD Soroti Disparitas Antara Komitmen Awal dan Realita Pemerintahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Bawa Massa ke Kementerian ATR/BPN, Hercules Peringatkan Maruarar Sirait dan Nusron Wahid soal Kasus Sengketa Tanah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Uang Persahabatan? Menguak Polemik Aliran Dana Rp800 Juta dari Tim Pengacara Summarecon kepada Hercules

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Pemerintah Tegaskan Akan Setop Ekspor Gas Bumi ke Negara yang Tidak Hargai Indonesia

Berita Terbaru