Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak”, Benny K Harman Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversial

baraNews

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:14 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman, menyampaikan permintaan maaf usai pernyataannya yang dianggap menyinggung profesi wartawan ramai menuai kecaman. Permintaan maaf tersebut muncul setelah insiden ketika Benny menanggapi pertanyaan wartawan soal ketidakhadiran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama MPR, DPR, serta DPD RI tahun 2026, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

Insiden terjadi saat Benny sedang memberikan keterangan kepada para jurnalis mengenai alasan absennya SBY dalam agenda kenegaraan. Merasa sudah menjelaskan, Benny menanggapi pertanyaan lanjutan dari awak media dengan kalimat emosional, “Woi, kau otak kamu ada nggak,” sambil menyebutkan bahwa SBY tengah menjalani pemeriksaan kesehatan sampai akhir bulan.

Ucapan tersebut terekam dan kemudian menyebar luas di media sosial, memicu reaksi negatif dari komunitas pers dan masyarakat. Menyadari pernyataannya menyinggung banyak pihak, Benny akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan tidak ada niat merendahkan profesi wartawan. Ia mengaku respons spontan tersebut lahir akibat kekesalan karena pertanyaan yang serupa terus diulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benny berharap permintaan maafnya dapat diterima sekaligus meredakan ketegangan yang muncul akibat insiden tersebut. Ia juga menegaskan pentingnya peran wartawan dalam menjaga transparansi dan kualitas demokrasi di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim
Iring-iringan Prabowo Lewat, Pengendara Gatot Subroto Protes dengan Klakson Panjang
Tanggapi Gugatan Ijazah, Presiden Jokowi: Jika Yakin Palsu Bawa Saja Buktinya ke Persidangan
Misteri Pengembalian Amplop Menteri Kehutanan dan Dugaan Kebocoran Operasi KPK
BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks
Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum
Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan
Megawati Kritik Variasi Menu Program MBG dan Soroti Efisiensi Anggaran Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Audiensi Pimpinan ABS dan FBO dengan Dewan Pelindung, Teguhkan Komitmen Pembentukan ABS Law Firm dan FBO Law Firm

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:58 WIB

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan

Senin, 18 Mei 2026 - 08:59 WIB

Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Industri Getah Pinus di Gayo Lues

Senin, 18 Mei 2026 - 06:55 WIB

PT Rosin Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Wibawa Negara dan Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh

Senin, 11 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:56 WIB

UU Kebiri Kimia Bagi Predator Perempuan dan Anak, Ketum RPPAI Desak Polresta Pati Catat Sejarah Penegakan Hukum

Berita Terbaru

NASIONAL

Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:37 WIB