Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman, menyampaikan permintaan maaf usai pernyataannya yang dianggap menyinggung profesi wartawan ramai menuai kecaman. Permintaan maaf tersebut muncul setelah insiden ketika Benny menanggapi pertanyaan wartawan soal ketidakhadiran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama MPR, DPR, serta DPD RI tahun 2026, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.
Insiden terjadi saat Benny sedang memberikan keterangan kepada para jurnalis mengenai alasan absennya SBY dalam agenda kenegaraan. Merasa sudah menjelaskan, Benny menanggapi pertanyaan lanjutan dari awak media dengan kalimat emosional, “Woi, kau otak kamu ada nggak,” sambil menyebutkan bahwa SBY tengah menjalani pemeriksaan kesehatan sampai akhir bulan.
Ucapan tersebut terekam dan kemudian menyebar luas di media sosial, memicu reaksi negatif dari komunitas pers dan masyarakat. Menyadari pernyataannya menyinggung banyak pihak, Benny akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan tidak ada niat merendahkan profesi wartawan. Ia mengaku respons spontan tersebut lahir akibat kekesalan karena pertanyaan yang serupa terus diulang.
Benny berharap permintaan maafnya dapat diterima sekaligus meredakan ketegangan yang muncul akibat insiden tersebut. Ia juga menegaskan pentingnya peran wartawan dalam menjaga transparansi dan kualitas demokrasi di Indonesia. (*)

































