Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak”, Benny K Harman Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversial

baraNews

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:14 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman, menyampaikan permintaan maaf usai pernyataannya yang dianggap menyinggung profesi wartawan ramai menuai kecaman. Permintaan maaf tersebut muncul setelah insiden ketika Benny menanggapi pertanyaan wartawan soal ketidakhadiran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama MPR, DPR, serta DPD RI tahun 2026, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

Insiden terjadi saat Benny sedang memberikan keterangan kepada para jurnalis mengenai alasan absennya SBY dalam agenda kenegaraan. Merasa sudah menjelaskan, Benny menanggapi pertanyaan lanjutan dari awak media dengan kalimat emosional, “Woi, kau otak kamu ada nggak,” sambil menyebutkan bahwa SBY tengah menjalani pemeriksaan kesehatan sampai akhir bulan.

Ucapan tersebut terekam dan kemudian menyebar luas di media sosial, memicu reaksi negatif dari komunitas pers dan masyarakat. Menyadari pernyataannya menyinggung banyak pihak, Benny akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan tidak ada niat merendahkan profesi wartawan. Ia mengaku respons spontan tersebut lahir akibat kekesalan karena pertanyaan yang serupa terus diulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benny berharap permintaan maafnya dapat diterima sekaligus meredakan ketegangan yang muncul akibat insiden tersebut. Ia juga menegaskan pentingnya peran wartawan dalam menjaga transparansi dan kualitas demokrasi di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Surat Terbuka Beni Sihotang kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Tender Jargas diminta Fair
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global
Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 19:04 WIB

Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Berita Terbaru