Semangat Ksatria, Prajurit Jajaran Korem 143/HO Ikuti Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer

baraNews

Senin, 26 Januari 2026 - 18:56 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari – Dengan semangat juang dan jiwa ksatria terpancar dari para prajurit jajaran Korem 143/HO yang mengikuti uji kenaikan tingkat Pencak Silat Militer (PSM) dalam rangka pembinaan kemampuan bela diri dan mental prajurit.

Kegiatan ini diikuti oleh prajurit dari berbagai satuan jajaran Korem 143/HO sebagai bagian dari pembinaan kemampuan pencak silat militer (PSM) yang merupakan salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit TNI AD. Pelaksanaan uji kenaikan tingkat UKT ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana penguasaan teknik, fisik, mental, serta disiplin prajurit dalam mengaplikasikan Pencak Silat Militer sesuai dengan tingkatannya.

Kaharuddin dalam keterangannya menyampaikan bahwa Pencak Silat Militer merupakan warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan untuk itu TNI AD membuat Pencak Silat menjadi bela diri khas TNI AD, sekaligus menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter prajurit yang profesional dan berintegritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui uji kenaikan tingkat dari putih ke kuning ini, setiap prajurit diuji bukan hanya kekuatan fisiknya, tetapi juga ketekunan, keberanian, dan pengendalian diri. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pokok TNI AD,” tegas Kahar.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan UKT Pencak Silat Militer ini juga menjadi pedoman bagi satuan-satuan di jajaran Korem 143/HO. Untuk itu, Kodim-kodim jajaran agar melaksanakan kegiatan serupa di satuan masing-masing sesuai program pembinaan yang telah ditetapkan.

“Seluruh Kodim jajaran Korem 143/HO juga melaksanakan uji kenaikan tingkat Pencak Silat Militer di satuan masing-masing. Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan kemampuan bela diri prajurit di seluruh satuan jajaran Korem 143/HO,” tambahnya.

Komandan Korem 143/HO, Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, S.I.P,.M.Han, melalui Kepala Seksi Operasi Korem 143/HO, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program pembinaan rutin yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan guna meningkatkan profesionalisme prajurit.

“Pencak Silat Militer bukan hanya sekadar olahraga bela diri, tetapi juga sarana untuk membentuk karakter, mental tangguh, serta naluri tempur prajurit. Melalui uji kenaikan tingkat ini, diharapkan setiap prajurit semakin mahir, disiplin, dan percaya diri dalam melaksanakan tugas-tugas di lapangan,” ujarnya.

Pelaksanaan uji dipandu oleh para pelatih dan penguji bersertifikat, dengan materi yang menantang dan aplikatif, mulai dari teknik dasar, jurus-jurus PSM, perkelahian satu lawan satu, hingga simulasi bela diri dalam situasi pertempuran jarak dekat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tetap mengutamakan faktor keamanan.

Di akhir kegiatan, para peserta yang dinyatakan lulus secara resmi disahkan kenaikan tingkatnya sesuai jenjang masing-masing. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta evaluasi singkat guna menyempurnakan program pembinaan Pencak Silat Militer di lingkungan Korem ke depan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Korem 143/HO kembali menegaskan komitmennya dalam membina prajurit yang tangguh, profesional, dan berjiwa ksatria, siap mengabdi demi kejayaan TNI AD dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berita Terkait

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas
YBM PLN UP3 Kendari Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa “Cahaya Berkah Ramadhan 1447 H”
Jaga Desa “Goyang” Karawang, Jamintel Beri Pengarahan kepada BPD se-Kabupaten
Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai
Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran
Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:07 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:05 WIB

Jaga Desa “Goyang” Karawang, Jamintel Beri Pengarahan kepada BPD se-Kabupaten

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:39 WIB

Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:36 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:32 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:06 WIB

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Berita Terbaru

OPINI

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB