SMSI Soroti ASN Rangkap Wartawan, Pemerintah Diminta Tegas Jaga Marwah Pers dan Demokrasi

baraNews

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:31 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG I Maraknya aparatur sipil negara (ASN) dan kepala desa yang merangkap profesi sebagai wartawan, kini menuai sorotan tajam dari Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Eks Karesidenan Pati, Agus Kliwir.

Fenomena tersebut dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap etika jabatan, dan profesionalisme pelayanan publik.

Agus Kliwir menekankan bahwa pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki fungsi strategis sebagai pengawas kekuasaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, independensi dan netralitas wartawan mutlak dijaga. Ketika pejabat publik, baik ASN maupun kepala desa, terlibat langsung dalam aktivitas jurnalistik, maka benturan kepentingan sulit dihindari.

“Kalau ada ASN atau kades yang mengaku wartawan lalu melakukan kegiatan jurnalistik, ini bisa mencoreng citra pers.

Masyarakat bisa salah menilai dan kepercayaan terhadap media bisa menurun. Dewan Pers juga melarang keras praktik semacam ini,” ujar Agus Kliwir kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).

Ia menilai, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, maupun pemerintah pusat.

Regulasi yang sudah ada dinilai belum ditegakkan secara konsisten, sehingga praktik rangkap profesi terus berulang harus ada sanksi tegas”, lanjutnya.

Menurutnya, ASN dan kepala desa telah terikat sumpah jabatan serta kode etik yang menuntut netralitas, dan fokus dalam melayani masyarakat.

Ketika mereka juga berperan sebagai wartawan, dikhawatirkan terjadi penyalahgunaan kewenangan, baik untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Pemerintah tidak boleh tutup mata. Jika dibiarkan, ini bisa merusak tatanan demokrasi dan menurunkan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Agus Kliwir pun mendesak pemerintah Pusat dan Daerah, agar segera mengambil langkah konkret melalui pembinaan

Pengawasan, hingga penindakan tegas terhadap ASN dan kepala desa yang melanggar aturan ini”, ungkap Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Eks Karesidenan Pati, Agus Kliwir.(red)

Berita Terkait

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit
Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional
Hadiri Penanaman Jagung, Kapolda Riau Laporkan Capaian Produksi di 2025
Bengkalis Digoyang! Polda Riau Ungkap Peredaran Heroin Besar-besaran, Dua Tersangka Ditangkap
AKPERSI Pekanbaru: Kritik Pendidikan Harus Berbasis Fakta, Pemerintah Kota Tetap Komitmen Majukan Sekolah
Klarifikasi Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru, Terkait Sertifikat Cakep dan Bantah Melakukan Intervensi Terhadap Rekan Pers
Agus Kliwir Warning Akun Medsos Ngaku Wartawan, Tak Penuhi Standar Pers
Viral Dugaan Pemilik Dapur MBG di Ogan Ilir Keluarkan Kata Tak Pantas, Publik Geram

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:15 WIB

Hadiri Penanaman Jagung, Kapolda Riau Laporkan Capaian Produksi di 2025

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:30 WIB

Bengkalis Digoyang! Polda Riau Ungkap Peredaran Heroin Besar-besaran, Dua Tersangka Ditangkap

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:22 WIB

AKPERSI Pekanbaru: Kritik Pendidikan Harus Berbasis Fakta, Pemerintah Kota Tetap Komitmen Majukan Sekolah

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:34 WIB

Klarifikasi Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru, Terkait Sertifikat Cakep dan Bantah Melakukan Intervensi Terhadap Rekan Pers

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:42 WIB

Agus Kliwir Warning Akun Medsos Ngaku Wartawan, Tak Penuhi Standar Pers

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:40 WIB

Viral Dugaan Pemilik Dapur MBG di Ogan Ilir Keluarkan Kata Tak Pantas, Publik Geram

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:52 WIB

Cinta Ditolak “Dibacok”, Ketua Bid. Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita Kecam Aksi Biadap

Berita Terbaru