Jaringan Aktivis NTB Kritik Keras Pemerintah Kabupaten Bima Terkait Hilangnya Sdr. Kifen di Gunung Sangiang Api

baraNews

Senin, 22 Desember 2025 - 08:21 WIB

50365 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTB | Jaringan Aktivis Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten Bima yang dinilai seolah-olah menutup mata atas hilangnya salah satu warganya, Sdr. Kifen, yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Sangiang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, sejak 13 Desember 2025 hingga kini belum ditemukan.

Hingga hari ini, belum terlihat adanya langkah serius, terukur, dan transparan dari Pemerintah Kabupaten Bima dalam upaya pencarian maupun penanganan kasus ini. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah keluarga korban dan masyarakat luas, sekaligus memperlihatkan lemahnya respons negara dalam melindungi keselamatan warganya.

Koordinator Jaringan Aktivis NTB menegaskan bahwa hilangnya Sdr. Kifen bukan sekadar musibah biasa, melainkan persoalan kemanusiaan yang seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah daerah. “Kami menilai Pemerintah Kabupaten Bima gagal menunjukkan kehadiran negara. Sejak 13 Desember 2025, keluarga korban dibiarkan menunggu dalam ketidakpastian tanpa kejelasan upaya pencarian yang maksimal,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gunung Sangiang Api merupakan kawasan yang memiliki tingkat risiko tinggi, sehingga diperlukan keterlibatan penuh pemerintah daerah, termasuk koordinasi lintas instansi seperti BPBD, Basarnas, TNI-Polri, tenaga medis, serta relawan lokal. Namun hingga saat ini, upaya tersebut dinilai tidak berjalan optimal dan terkesan setengah hati.

Jaringan Aktivis NTB juga mempertanyakan minimnya informasi resmi yang disampaikan kepada publik. Tidak adanya keterbukaan informasi memperkuat dugaan bahwa pemerintah daerah tidak menjadikan kasus ini sebagai prioritas.

Atas dasar tersebut, Jaringan Aktivis NTB menuntut:

1. Pemerintah Kabupaten Bima segera mengintensifkan operasi pencarian secara menyeluruh dan berkelanjutan.

2. Melibatkan seluruh unsur terkait secara serius dan profesional.

3. Menyampaikan informasi yang transparan dan akuntabel kepada keluarga korban dan masyarakat.

4. Bertanggung jawab penuh atas keselamatan warganya, tanpa alasan dan tanpa penundaan.

“Nyawa warga tidak boleh dianggap remeh. Jika pemerintah terus diam dan lamban, maka ini adalah bentuk kelalaian serius yang mencederai rasa keadilan dan kemanusiaan,” tutup pernyataan presiden Jaringan Aktivis NTB (*).

Berita Terkait

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
Rampung 100 Persen, Jembatan Gantung Perintis Garuda Siap Difungsikan untuk Masyarakat
Wujud Sinergitas, Personel Koramil Gantarang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda
Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-03/Kajang Gelar Karya Bakti Genjot Pembangunan Jembatan Perintis
Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda
Wujud Sinergitas, TNI dan Warga Gantarang Bulukumba Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda
Genjot Pembangunan Jembatan Garuda, TNI dan Warga Herlang Bulukumba Kompak Gotong Royong
Sinergi TNI-Rakyat, Koramil 1411-03/Kajang dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Minggu, 27 September 2026 - 17:35 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru