Oknum Prajurit TNI di Pontianak Pukul Pengemudi Ojol, Kini Jalani Pemeriksaan Pomdam XII/Tanjungpura

baraNews

Minggu, 21 September 2025 - 08:21 WIB

50456 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak  Seorang oknum prajurit TNI berinisial FA diperiksa Polisi Militer Kodam (Pomdam) XII/Tanjungpura setelah diduga memukul seorang pengemudi ojek online (ojol) di Pontianak, Kalimantan Barat. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Seruni, Panglima Aim, Pontianak Timur, pada Sabtu (20/9/2025) siang.

Wakapendam XII/Tanjungpura, Letkol Inf Agung W Palupi, mengatakan insiden bermula saat arus lalu lintas di lokasi sedang macet. Saat itu, FA yang mengendarai mobil memundurkan kendaraannya. Korban yang berada di belakang mobil kemudian membunyikan klakson untuk menghindari terserempet.

“Diduga karena tidak terima diklakson, oknum TNI ini turun dari mobil dan memukul korban dengan sikut. Akibatnya, hidung korban patah,” ujar Agung di Mapomdam XII/Tanjungpura, Sabtu (20/9/2025) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agung menuturkan, dari hasil pemeriksaan sementara, FA mengaku perbuatannya dipicu kondisi emosional. Saat kejadian, FA sedang membawa anaknya yang sakit menuju rumah sakit.

“Pelaku kalut dan terburu-buru. Anaknya dalam keadaan sakit, berada di dalam mobil. Karena ada kejadian itu, dia langsung naik pitam,” jelas Agung.

Meski demikian, Pomdam masih mendalami lebih lanjut apakah insiden itu benar bermula dari serempetan kendaraan atau ada faktor lain yang memicu kericuhan di jalan.

Agung menegaskan FA telah menyesali perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban. Namun, proses hukum tetap berjalan.

“Dia merasa menyesal. Tetapi tetap dihukum, karena anggota TNI tidak boleh bertindak emosional. Sekarang bukan zamannya lagi,” kata Agung.

Saat ini, FA masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapomdam XII/Tanjungpura.

Berita Terkait

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik
Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK
Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi
Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Jamintel Tegaskan Jaga Desa Bukan Alat Kriminalisasi, Tapi Penguat Tata Kelola Desa
Ketua Umum JARNAS Menyampaikan Isu TPPO yang Masih Terjadi Di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:41 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Jumat, 17 April 2026 - 07:59 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Senin, 13 April 2026 - 17:37 WIB

Gotong Royong Bersama Anak Negeri, Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Jalan Kampung di Distrik Bolakme

Minggu, 12 April 2026 - 12:07 WIB

AF Tewas di Konser Dangdut Bendar, Mukit : Polisi Harus Tangkap Pelaku Sekarang

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Sabtu, 11 April 2026 - 15:03 WIB

Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110

Jumat, 10 April 2026 - 16:40 WIB

Ikhtiar Langka Kesembuhan Menuju Kesejahtraan Satgas PAMTAS RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi

Jumat, 10 April 2026 - 16:39 WIB

Reaksi Spontan Masyarakat Atas Aksi Unjuk Rasa ( GAM ) Gerakan Aktivis Mahasiswa

Berita Terbaru