Suta Widhya: Kesombongan Dibalas Tunai Oleh Rakyat?

baraNews

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:02 WIB

50291 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sikap sombong dan kesombongan adalah sifat yang tidak diinginkan dalam banyak budaya dan agama. Sombong dapat diartikan sebagai sikap yang terlalu percaya diri dan meremehkan orang lain.

Adapun dampak sombong merusak hubungan komunikasi. Sikap sombong dapat merusak hubungan dengan orang lain karena membuatnya merasa tidak dihargai. Menghambat kemajuan, karena sombong dapat menghambat kemajuan karena membuatnya tidak mau belajar dari orang lain.

Bagaimana mengatasi sikap sombong? Tentu saja perlu mengembangkan kesadaran diri tentang kelebihan dan kekurangan orang lain dapat membantu mengatasi sombong. Cobalah berusaha untuk rendah hati dan menghargai orang lain niscaya akan dapat membantu mengurangi sombong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam banyak agama, termasuk Islam, sombong dianggap sebagai sifat yang tidak disukai oleh Allah. Oleh karena itu, banyak orang berusaha untuk mengembangkan sifat rendah hati dan menghargai orang lain.

“Sebagai anggota Dewan, Ahmad Sahroni dinilai sombong oleh Masyatakat luas. Padahal sikap itu bukanlah sifat yang diinginkan. Seharusnya sebagai anggota Dewan Sahroni dari Partai Nasdem harus memiliki sifat yang baik, seperti rendah hati dan mampu mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain.” Ungkap Sekjen Koalisi Pembela Konstitusi dan Kebenaran (KP-K&K) Sabtu (30/8) sore di Sanggau, Kalimantan Barat.

Menurut Suta lebih lanjut, seharusnya Sahroni bersikap bijaksana yaitu mampu membuat keputusan yang adil dan tepat. Ia pun harus mampu bertanggung jawab atas ucapannya yang menghina pendapat masyarakat luas bahwa anggota ingin dibubarkan saja karena selama ini tidak aspiratif dan tidak akomodatif tindakannya termasuk keputusan yang diambil dalam sidang membuat undang-undang.

“Sifat sombong pasti dibayar tunai oleh Rakyat. Apa yang ditunjukkan oleh Bahlil, Sri Mulyani, Luhut Binsar Panjaitan dan banyak lagi para pembesar di era rezim Prabowo pun akan menjadi sasaran kemarahan rakyat. Ini semua ujungnya dapat menghambat kemampuan mereka untuk mendapatkan simpati rakyat luas,” lanjut Suta.

Mereka yang dalam pandangan Suta sebagai para Pelayan Masyarakat cenderung enggan mendengarkan pendapat yang berbeda dan anti kritik. Jadi, apa yang disombongkan karena secuil amanah yang diberikan oleh rakyat?

” Rakyat harus dilayani bukan ditindas, dilindas hingga tewas seperti yang terjadi pada Affan. Kami kuatir kehadiran era Mei 98 akan meledak bila para pembesar tidak juga arif. Di tengah kesusahan mereka seakan berpesta tanpa perasaan tanpa empati,” Tutup Suta.

Berita Terkait

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP
Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto
Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik
Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK
Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:12 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Minggu, 19 April 2026 - 17:07 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 10 April 2026 - 15:37 WIB

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I

Jumat, 10 April 2026 - 13:17 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 3 April 2026 - 18:47 WIB

Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:27 WIB

Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK

Senin, 16 Maret 2026 - 15:24 WIB

Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Berita Terbaru

PASAMAN BARAT

Sebanyak 70 Peserta Paskibraka memasuki tahap Krusial

Rabu, 22 Apr 2026 - 06:08 WIB