Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok Digeruduk Massa, Isu Kabur ke Singapura Menguat

baraNews

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:10 WIB

50303 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Rumah anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, digeruduk massa pada Sabtu (30/8/2025) sore. Aksi itu dipicu pernyataan Sahroni yang menyebut desakan publik untuk membubarkan DPR sebagai hal “tolol” dan menyebut pengusung wacana tersebut sebagai “manusia tolol sedunia”.

Massa yang datang menggunakan sepeda motor langsung berhenti di depan rumah bertingkat nomor 52. Mereka berorasi sambil menyampaikan protes keras terhadap ucapan Sahroni. Namun suasana di kediaman tampak sepi. Pagar hitam tinggi yang mengelilingi rumah terkunci rapat, hanya satu unit mobil terlihat terparkir di halaman, dan tidak ada tanda aktivitas penghuni.

Video aksi tersebut beredar luas di media sosial dan semakin memicu sorotan publik. Sahroni sendiri sebelumnya sudah menjadi buah bibir setelah muncul kabar mengenai kenaikan tunjangan anggota dewan. Pernyataannya yang dianggap menyinggung publik justru memperbesar gelombang kritik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai buntutnya, Sahroni dicopot dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI dan kini hanya bertugas sebagai anggota biasa. Namun, amarah masyarakat belum mereda. Aksi massa yang digelar di depan rumahnya menjadi bukti bahwa pernyataannya masih menyisakan kekecewaan mendalam.

Di tengah situasi tersebut, muncul isu baru bahwa Sahroni telah kabur ke Singapura. Informasi ini beredar cepat, meski hingga kini belum ada klarifikasi resmi mengenai keberadaannya. Ketiadaan kepastian justru memperkuat spekulasi publik, terlebih ketika rumahnya tampak kosong saat digeruduk massa.

Aksi di Tanjung Priok menambah daftar tekanan terhadap DPR di tengah derasnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas. Sorotan kini tidak hanya tertuju pada Sahroni sebagai individu, tetapi juga pada citra parlemen secara keseluruhan yang kembali dipertanyakan oleh masyarakat. (*)

Berita Terkait

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik
Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK
Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi
Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Jamintel Tegaskan Jaga Desa Bukan Alat Kriminalisasi, Tapi Penguat Tata Kelola Desa
Ketua Umum JARNAS Menyampaikan Isu TPPO yang Masih Terjadi Di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:39 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 07:59 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Senin, 13 April 2026 - 17:37 WIB

Gotong Royong Bersama Anak Negeri, Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Jalan Kampung di Distrik Bolakme

Minggu, 12 April 2026 - 12:07 WIB

AF Tewas di Konser Dangdut Bendar, Mukit : Polisi Harus Tangkap Pelaku Sekarang

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Sabtu, 11 April 2026 - 15:03 WIB

Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110

Jumat, 10 April 2026 - 16:40 WIB

Ikhtiar Langka Kesembuhan Menuju Kesejahtraan Satgas PAMTAS RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi

Jumat, 10 April 2026 - 16:39 WIB

Reaksi Spontan Masyarakat Atas Aksi Unjuk Rasa ( GAM ) Gerakan Aktivis Mahasiswa

Berita Terbaru