Jelang HUT RI, Kades Ambunu Fadli Turun Langsung Pimpin Jumat Bersih: Ajak Warga Sadar Lingkungan

baraNews

Jumat, 8 Agustus 2025 - 18:55 WIB

50183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morowali – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Desa Ambunu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menggelar kegiatan Jumat Bersih yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Fadli pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Kegiatan rutin ini menyasar lingkungan pemukiman warga, terutama fokus pada saluran air atau drainase yang tersumbat. Dengan melibatkan seluruh aparat desa, mulai dari kepala dusun hingga perangkat lain, kegiatan ini digelar sebagai bentuk komitmen kolektif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan desa.

Fadli turun langsung ke lapangan, memimpin pembersihan dan berdialog dengan warga. Ia tidak hanya memegang cangkul dan sekop, tapi juga menyampaikan pesan-pesan penting soal kesadaran lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan saluran pembuangan air atau drainase di depan rumah masing-masing. Jangan sampai tersumbat, karena bisa menyebabkan luapan air dan memicu penyakit,” kata Fadli di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan Jumat Bersih bukan hanya rutinitas mingguan, tapi bagian dari strategi jangka panjang membangun budaya peduli lingkungan. Fadli menekankan, menjaga lingkungan bersih bukan semata tanggung jawab pemerintah desa, tapi harus menjadi kesadaran kolektif seluruh warga.

“Ini kegiatan rutin yang kami lakukan setiap Jumat. Bukan hanya untuk membersihkan lingkungan, tapi untuk menanamkan kesadaran bahwa kebersihan itu salah satu kunci utama menjaga kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Fadli mengingatkan bahwa penyakit seperti demam berdarah, diare, dan infeksi kulit kerap muncul akibat lingkungan yang kotor dan sistem drainase yang tidak terawat. Oleh karena itu, upaya membersihkan saluran air dan halaman rumah secara berkala menjadi langkah sederhana yang berdampak besar.

Tak hanya itu, ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif, tidak hanya hadir ketika diminta, tapi secara sukarela menjadi bagian dari gerakan hidup bersih dan sehat.

“Kalau hanya aparat desa yang kerja, ini tidak akan cukup. Maka kami mendorong partisipasi masyarakat. Harus ada gotong royong. Harus ada rasa memiliki terhadap desa dan lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Menurut Fadli, keberhasilan menjaga kebersihan tidak bisa dihitung dari seberapa banyak sampah yang diangkat atau seberapa bersih drainase hari ini, tapi dari seberapa besar kesadaran kolektif yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Harapan kami, dari kegiatan ini akan muncul motivasi dan kesadaran. Kita ingin membangun kebiasaan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Menjaga lingkungan bersih adalah tanggung jawab bersama,” imbuhnya.

Kegiatan Jumat Bersih ini rencananya akan terus digelar secara konsisten. Pihak desa bahkan tengah mempertimbangkan mengintegrasikannya ke dalam program desa siaga sehat, yang fokus pada pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

Dengan semangat menjelang HUT RI, Fadli berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan bisa terus menyala. “Ini cara kami menghormati kemerdekaan, dengan kerja nyata di desa. Bangsa yang merdeka harus dimulai dari desa yang sehat dan bersih,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dukung Kesehatan Siswa, Babinsa Koramil Soropia Dampingi Program Makan Bergizi Gratis
Sorotan Publik Soal Anggaran Sewa Helikopter Rp4 Miliar di Tengah Keluhan Jalan Rusak di Sumsel
Gudang Solar Diduga Ilegal di Permata Baru Ogan Ilir Masih Beroperasi, APH Diminta Bertindak
Membangun Harapan dan Kebersamaan, Satgas Yonif 521/DY Hadir Bantu Perbaikan Rumah Warga di Distrik Kobakma
GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe
Gempar! Mayat pria tanpa busana ditemukan di hutan bakau, kondisi mengenaskan
Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin
Wali Desa Sebagai Pondasi “INDONESIA MERCUSUAR DUNIA

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:32 WIB

Mahasiswa NTB Geruduk Kementerian ESDM, Desak Pemerintah Bongkar Stagnasi IPR

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:15 WIB

Dunia Industri Datang ke Sekolah: Siswa SMK Islam PB Soedirman 2 Jakarta Jadi Incaran BUMN

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:45 WIB

Ibu Muda Berjuang 12 Tahun Mencari Keadilan Atas Lelang Fiktif Bank Mega, Indikasi Diduga Pemalsuan Tanda Tangan Pada APHT

Senin, 27 April 2026 - 00:24 WIB

Cegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik

Selasa, 21 April 2026 - 18:20 WIB

Pers Dilindungi UU, Tapi Legalitas Media Wajib Jelas! SMSI Kritik Keras Bagi Oknum Mengaku Wartawan

Selasa, 21 April 2026 - 18:04 WIB

Ucapan Prof Kiki Terkait Anwar Usman Dari Kampus Odong-odong Merupakan Penghinaan & Tidak Etis

Jumat, 17 April 2026 - 12:05 WIB

Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:17 WIB

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar

Berita Terbaru