Budi Arie Siap Gabung Gerindra Jika Diperintah Prabowo: Kami Tegak Lurus ke Presiden

baraNews

Kamis, 7 Agustus 2025 - 19:11 WIB

50403 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyatakan siap mengikuti arahan politik dari Presiden Prabowo Subianto, termasuk jika diminta bergabung dengan Partai Gerindra. Pernyataan ini disampaikan Budi Arie usai menghadiri sebuah acara kenegaraan di Istana Negara, Rabu (7/8/2025).

“Kalau diperintah Pak Presiden, kami siap. Kami tegak lurus kepada Presiden,” ujar Budi Arie kepada wartawan saat dicegat di kompleks Istana, seperti dikutip dari Detik dan KompasTV.

Pernyataan tersebut memperkuat sinyal konsolidasi politik pasca transisi dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto. Projo, sebagai organisasi relawan yang lahir untuk mendukung Jokowi sejak 2014, kini tampak mulai mengalihkan arah loyalitas politiknya ke kepemimpinan nasional yang baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditanya apakah Projo akan merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) atau Gerindra, Budi Arie memilih memberikan jawaban diplomatis. “Ikut Pak Presiden, ikut Presiden,” katanya singkat.

Ia menegaskan, sebagai Ketua Umum Projo sekaligus eks Menteri Kominfo, dirinya hanya menjalankan perintah dari pemimpin tertinggi pemerintahan. “Saya ini cuma anak buah. Projo siap, tinggal tunggu perintah Presiden,” ucapnya.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana terkait posisi Projo di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, sinyal keterbukaan itu terlihat dari intensitas komunikasi antara elite relawan dan lingkaran kekuasaan.

Sikap “tegak lurus” yang disampaikan Budi Arie juga dinilai sebagai upaya menjaga kesinambungan politik dari basis relawan Jokowi. Sejumlah analis politik menyebut, relawan seperti Projo bisa menjadi kendaraan strategis dalam mengawal kebijakan dan agenda pemerintah, terutama jika bergabung dalam barisan partai pendukung.

Pernyataan Budi Arie muncul di tengah dinamika politik yang terus bergerak, termasuk spekulasi mengenai peleburan atau alih posisi relawan ke partai-partai besar seperti Gerindra maupun PSI, yang kini dipimpin Kaesang Pangarep, putra Jokowi.

Meski belum memberikan kepastian arah final Projo, Budi memastikan satu hal: pihaknya akan tetap berada di garis kekuasaan yang sah dan konstitusional. “Kita lihat ke depan bagaimana keputusan Presiden. Projo akan patuh dan siap menjalankan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Royal Enfield Gaspol Bangun Kepercayaan Konsumen, Service Campaign UCE Nusantara Digelar di Antasari
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP
Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto
Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik
Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:32 WIB

Mahasiswa NTB Geruduk Kementerian ESDM, Desak Pemerintah Bongkar Stagnasi IPR

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:15 WIB

Dunia Industri Datang ke Sekolah: Siswa SMK Islam PB Soedirman 2 Jakarta Jadi Incaran BUMN

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:45 WIB

Ibu Muda Berjuang 12 Tahun Mencari Keadilan Atas Lelang Fiktif Bank Mega, Indikasi Diduga Pemalsuan Tanda Tangan Pada APHT

Senin, 27 April 2026 - 00:24 WIB

Cegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik

Selasa, 21 April 2026 - 18:20 WIB

Pers Dilindungi UU, Tapi Legalitas Media Wajib Jelas! SMSI Kritik Keras Bagi Oknum Mengaku Wartawan

Selasa, 21 April 2026 - 18:04 WIB

Ucapan Prof Kiki Terkait Anwar Usman Dari Kampus Odong-odong Merupakan Penghinaan & Tidak Etis

Jumat, 17 April 2026 - 12:05 WIB

Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:17 WIB

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar

Berita Terbaru