Harris, Pengemudi Bus Sanggau–Entikong yang Kini Hanya Sampai Balaikarangan: Tiada Duanya di Perbatasan Kalbar

baraNews

Selasa, 15 Juli 2025 - 02:48 WIB

50507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGGAU, KALIMANTAN BARAT — Pengemudi tunggal Sanggau ke Entikong hanya Harris Nata Sandika merupakan figur tunggal bus Mitsubishi tahun 2003 dengan trayek Sanggau ke Entikong, Kalimantan Barat.

“Saya baru enam tahun pegang trayek Sanggau-Entikong. Sebelumnya ganti-ganti kendaraan bermotor, “jelas Harris pada Selasa (15/7) pagi di Terminal Bus Sanggau.

Dibantu oleh kenek Bus Rizky yang mengatur penumpang dan barang bawaan setiap pukul 9 pagi. Perjalanan antara Sanggau ke Entikong sekitar tiga jam saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Saat ini kami hanya melayani Sanggau ke Balaikarangan, Sekayam saja. Tidak sampai Entikong seperti trayek yang tertulis pada moncong Bus, “jelas Harris.

Menurut Harris lebih lanjut, sudah belasan tahun titik tempuh akhir hanya sampai Balaikarangan. Tidak sampai Entikong. Bila tidak, akan terjadi gesekan antara pengemudi yang mangkal di Balaikarangan menuju Entikong, perbatasan Indonesia-Malaysia.

Dengan kapasitas 27 orang penumpang tidak pernah penuh. Tapi, Harris ayah dari Putri Tunggal selalu tampak ceria. Seakan tidak pernah susah. Baginya tidak perlu ijasah formil untuk mengemudi Bus yang sudah berusia lebih dua puluh dua tahun.

“Apa yang susah kan? Saya yang lelah mengemudi, tapi kenek yang memungut uang penumpang. Sampai di rumah pun uang yang saya terima harus kusetor ke orang rumah, ” Lanjut Harris tergelak sambil menancap gas melewati truk yang penuh muatan kelapa sawit.

Begitulah suasana perjalanan Bus antik dan langka dari Trayek Sanggau – Entikong. Bukan monopoli trayek. Namun kondisi perekonomian di Kalimantan Barat yang kini menjadi surga sawit.

“Rasanya sulit investasi Bus di sini. Karena penumpang sedikit, saingan kendaraan lain berupa travel lumayan banyak. Jadi, ya beginilah jadinya, Harris akan balik lagi ke Sanggau dari Balaikarangan kembali ke Sanggau pada pukul 13.13 siang. Hanya 1 rit per hari.

Berita Terkait

Dukung Kesehatan Siswa, Babinsa Koramil Soropia Dampingi Program Makan Bergizi Gratis
Sorotan Publik Soal Anggaran Sewa Helikopter Rp4 Miliar di Tengah Keluhan Jalan Rusak di Sumsel
Gudang Solar Diduga Ilegal di Permata Baru Ogan Ilir Masih Beroperasi, APH Diminta Bertindak
Membangun Harapan dan Kebersamaan, Satgas Yonif 521/DY Hadir Bantu Perbaikan Rumah Warga di Distrik Kobakma
GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe
Gempar! Mayat pria tanpa busana ditemukan di hutan bakau, kondisi mengenaskan
Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin
Wali Desa Sebagai Pondasi “INDONESIA MERCUSUAR DUNIA

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:32 WIB

Mahasiswa NTB Geruduk Kementerian ESDM, Desak Pemerintah Bongkar Stagnasi IPR

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:15 WIB

Dunia Industri Datang ke Sekolah: Siswa SMK Islam PB Soedirman 2 Jakarta Jadi Incaran BUMN

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:45 WIB

Ibu Muda Berjuang 12 Tahun Mencari Keadilan Atas Lelang Fiktif Bank Mega, Indikasi Diduga Pemalsuan Tanda Tangan Pada APHT

Senin, 27 April 2026 - 00:24 WIB

Cegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik

Selasa, 21 April 2026 - 18:20 WIB

Pers Dilindungi UU, Tapi Legalitas Media Wajib Jelas! SMSI Kritik Keras Bagi Oknum Mengaku Wartawan

Selasa, 21 April 2026 - 18:04 WIB

Ucapan Prof Kiki Terkait Anwar Usman Dari Kampus Odong-odong Merupakan Penghinaan & Tidak Etis

Jumat, 17 April 2026 - 12:05 WIB

Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:17 WIB

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar

Berita Terbaru