Budidaya Stroberi dilahan PT TAS merupakan Peluang Agribisnis dengan Produksi Sepanjang Tahun .

KAPERWIL JAWA BARAT

Senin, 10 Februari 2025 - 14:53 WIB

50295 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung , Bara-news.com //  Dinegara beriklim empat musim,  stroberi hanya bisa dipanen sekali dalam setahun, biasanya pada Februari hingga Maret, dengan masa panen yang singkat, sekitar dua hingga empat minggu. Namun, kondisi berbeda terjadi di Indonesia. Berkat iklim tropis yang stabil serta penerapan teknik budidaya yang tepat, stroberi dapat tumbuh dan berbuah sepanjang tahun. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi besar dalam pengembangan stroberi sebagai komoditas agribisnis bernilai ekonomi tinggi.

Hal ini dibuktikan disalah satu lokasi perkebunan stroberi yang sukses mengoptimalkan potensi ini adalah Perkebunan Stroberi di Jalan Pinus Lien, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Dengan dukungan teknologi seperti sistem polibag, produktivitas dan kualitas stroberi semakin meningkat

Direktur Utama PT. TAS Hari Haryanto, menaruh harapan besar akan meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia. Haryanto mengungkapkan pentingnya pupuk organik cair dalam menjawab kebutuhan petani akan pupuk berkualitas tinggi. “Kami berharap dapat melihat hasil panen para petani meningkat secara maksimal,” ujarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan penerapan sistem polibag, pemanfaatan pupuk organik cair, serta dukungan teknologi modern seperti greenhouse dan hidroponik, stroberi dapat diproduksi secara berkelanjutan sepanjang tahun.

Menurut prof Rahman Dj Juansa, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), salah satu keunggulan utama budidaya stroberi di Indonesia adalah kemampuannya untuk diproduksi tanpa terpengaruh musim. “Di negara beriklim empat musim, stroberi hanya bisa dipanen satu kali dalam setahun. Namun, di Indonesia, dengan manajemen budidaya yang tepat, tanaman ini bisa berbuah sepanjang tahun, meningkatkan produktivitas dan nilai ekonominya,” ujarnya.

Menurut prof Rahman DJ juansa , sistem polibag juga dapat meningkatkan efisiensi lahan dan hasil panen. “Polibag memungkinkan petani untuk mengontrol pertumbuhan tanaman dengan lebih baik. Selain itu, pemanfaatan media tanam yang tepat dapat mempercepat proses berbuah dan meningkatkan kualitas hasil panen,” jelasnya.

Menurut prof Rahman Dj Juansa, pupuk organik cair berperan penting dalam meningkatkan efisiensi produksi stroberi. “POC membantu meningkatkan daya tahan tanaman dan mempercepat pertumbuhan. Penggunaannya yang berkelanjutan dapat memperbaiki struktur tanah dan mendukung sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

Permintaan stroberi terus meningkat di pasar lokal dan ekspor, terutama untuk industri makanan dan minuman, kosmetik, serta kesehatan. Stroberi organik yang dibudidayakan dengan sistem polibag dan menggunakan pupuk organik cair memiliki nilai jual yang lebih tinggi karena lebih sehat dan berkualitas. Di sisi lain, harga pupuk organik cair relatif bervariasi, tetapi penggunaannya dinilai sebagai investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan hasil produksi dan keuntungan petani.

Salah satu lokasi perkebunan stroberi yang sukses mengoptimalkan potensi ini adalah Perkebunan Stroberi di Jalan Pinus Lien, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Dengan dukungan teknologi seperti sistem polibag, greenhouse, dan hidroponik, produktivitas dan kualitas stroberi semakin meningkat . Red *E.S*
Sumber liputan Asep Saepuloh

Berita Terkait

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa
Jambore GTK PAUD Kabupaten Subang 2026 Resmi Dibuka, Sekdis Disdikbud Tekankan Tiga Pilar Pembangunan Pendidikan
DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan
Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai
Dukung Kesehatan Siswa, Babinsa Koramil Soropia Dampingi Program Makan Bergizi Gratis
Sorotan Publik Soal Anggaran Sewa Helikopter Rp4 Miliar di Tengah Keluhan Jalan Rusak di Sumsel
Gudang Solar Diduga Ilegal di Permata Baru Ogan Ilir Masih Beroperasi, APH Diminta Bertindak
Membangun Harapan dan Kebersamaan, Satgas Yonif 521/DY Hadir Bantu Perbaikan Rumah Warga di Distrik Kobakma

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pembukaan Kawasan Hutan Skala Besar di Parit Aman, Satgas PKH, Gakkum LHK dan Polres Rohil Diminta Jangan Tebang Pilih

Senin, 20 Juli 2026 - 03:24 WIB

Semangat Baru di TK Negeri Pembina Ujung Bulu: Upacara Bendera dan Pembelajaran Mandiri Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:54 WIB

Zul Komandan Dorong Revolusi Mental di Sekolah, Libatkan Ulama Cegah Narkoba dan Selamatkan Generasi Rohil

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:02 WIB

Terungkap! Kapolrestabes Medan Pernah Hubungi Ketua Umum HBB dan Ketua Umum PMS Berjanji Menyelesaikan Kasus Korban Jadi Tersangka Setelah Nangkap Maling ?

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:38 WIB

Potret Kebersamaan Kapolres dan Kajari Bulukumba Saat Nobar Piala Dunia di Lapda.

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:32 WIB

Warga Minta Aparat Bertindak: Pantai Merpati Bulukumba Resahkan Pengunjung Karena Balap Liar

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:25 WIB

Komitmen Ahmad Efendi Nasution: Pertama Mendaftar Jadi Calon Wali Nagari Muara Kiawai Hilir

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:53 WIB

Bus Bintang Utara Diduga Diserang di Ranto, Penumpang Alami Trauma

Berita Terbaru