BARA NEWS–BULUKUMBA — Keamanan pengunjung Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba kembali disorot. Kaca mobil milik salah satu tokoh pemuda Bulukumba, *Andi Indra Bangsawan/Andi Erik*, diduga dilempari oleh Orang Tak Dikenal (OTK)pada Jumat, 10 Juli 2026 sekitar pukul 13.35 WITA.
Peristiwa itu diduga dilakukan oleh sekelompok anak-anak yang sebelumnya terlihat melakukan aksi balap liar di kawasan wisata tersebut, tepatnya Ba’da Shalat Jumat.
Menurut keterangan korban, pelemparan terjadi secara tiba-tiba saat kendaraannya terparkir di area Pantai Merpati. Korban menduga pelaku adalah kelompok anak-anak yang kerap melakukan aksi balap liar di lokasi tersebut.
*”Beberapa jam yang lalu kaca mobil saya dilempari oleh OTK. Diduga aksi pelemparan dilakukan oleh sekelompok anak-anak yang melakukan aksi balap liar di kawasan Pantai Merpati Bulukumba Ba’da Shalat Jumat 10 Juli 2026 sekitar pukul 13.35 WITA,”* ungkap Andi Erik.
Ia menyayangkan kejadian ini dan meminta aparat segera turun tangan. Video yang memperlihatkan sekelompok anak-anak sedang melakukan aksi balap liar di lokasi juga telah disertakan sebagai barang bukti.
*”Jika kondisi ini dibiarkan maka tentunya hal ini akan menjadi preseden buruk bagi Kabupaten Bulukumba,”* tegasnya.
Aktivis kemasyarakatan Bulukumba Andi Saiful turut menyoroti minimnya pengawasan dan pengamanan di Pantai Merpati, terutama di hari Jumat dan akhir pekan yang ramai dikunjungi warga.
*”Keamanan dan kenyamanan adalah harapan masyarakat yang sampai saat ini masih belum terwujud sepenuhnya. Ini tanggung jawab bersama, terutama aparat keamanan dan pemerintah. Kita tidak boleh lagi saling lempar tanggung jawab atas kenyamanan para pengunjung di Pantai Merpati,”* ujar Andi Saiful.
Andi Saiful meminta pihak terkait, mulai dari Polres Bulukumba, Satpol PP, hingga Pemerintah Kabupaten Bulukumba segera melakukan penindakan tegas terhadap aksi balap liar dan tindakan anarkis di kawasan wisata pantai merpati tersebut.
Penertiban rutin, pemasangan CCTV, dan patroli keamanan diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang dan mengembalikan rasa aman bagi pengunjung, ujar Andi Saiful.
Andi Saiful berharap kasus ini menjadi perhatian serius agar Pantai Merpati kembali menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman bagi semua.
Narasumber.Andi Saiful
Pewarta. Basri
































