Sukma Wijaya Hasibuan Dukung Pelarangan Vape: Langkah Strategis Selamatkan Generasi Muda

REDAKSI JAKARTA

Kamis, 9 April 2026 - 05:40 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Sukma Wijaya Hasibuan, Ketua Komunitas Mahasiswa Sumatera Utara Jakarta dan Sekitarnya, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah DPR RI yang mempertimbangkan usulan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait pelarangan vape. Ia menilai kebijakan tersebut bukan sekadar regulasi, melainkan wujud tanggung jawab moral dan langkah strategis dalam menjaga arah masa depan generasi muda Indonesia.

Menurut Sukma, perkembangan vape saat ini telah melampaui fungsi awalnya sebagai alternatif rokok. Di balik tampilannya yang modern, tersimpan potensi penyalahgunaan yang kian mengkhawatirkan, di mana vape kerap dijadikan media konsumsi zat berbahaya, termasuk narkotika jenis baru yang semakin sulit terdeteksi.

“Fenomena ini tidak bisa dianggap sepele. Ketika sesuatu yang tampak sederhana justru menyimpan ancaman besar, maka di situlah kebijaksanaan dan ketegasan harus dihadirkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa generasi muda adalah harapan bangsa yang harus dijaga dengan kesungguhan, bukan dibiarkan menghadapi risiko yang terus berkembang tanpa arah dan perlindungan. Maraknya praktik kamuflase penggunaan vape sebagai sarana konsumsi narkotika menjadi sinyal kuat bahwa negara dan seluruh elemen masyarakat perlu bertindak lebih cepat, tegas, dan terarah.

Lebih lanjut, Sukma mendorong agar wacana pelarangan vape dapat dikaji secara komprehensif dan dimasukkan dalam kerangka regulasi nasional, termasuk dalam pembahasan undang-undang terkait narkotika. Langkah ini dinilai penting untuk mempersempit ruang penyalahgunaan sekaligus memperkuat perlindungan terhadap generasi muda.

Ia juga menekankan bahwa upaya pencegahan sejak dini jauh lebih bijak dibandingkan penanganan dampak di kemudian hari. Menurutnya, menjaga generasi bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang memastikan bangsa tetap memiliki masa depan yang sehat, kuat, dan bermartabat.

“Ini bukan semata soal pelarangan, tetapi tentang menjaga masa depan bangsa agar tetap sehat, produktif, dan berdaya saing. Karena masa depan tidak dibangun dari kelalaian, melainkan dari keberanian untuk menjaga sejak dini,” tutupnya.

Berita Terkait

Alfred Pabika: Organisasi Kristen yang Melaporkan Jusuf Kalla Telah Membaca Ceramah Secara Sepotong dan Teologis Sempit
SYIFA DAN AULIA HARUMKAN MA PP NURUL FALAH DI AJANG LOMBA OPINI IOU INDONESIA
Pererat Silaturahmi, Babinsa Serda Akbar Ajak Warga Kahayya Jaga Kamtibmas dan Kebersihan Lingkungan 
Tingkatkan Hasil Panen, Babinsa Tugondeng Kopda Harianto Ajak Petani Fokus Perawatan Tanaman 
Kisruh Pemilihan BPD Topanda, Panitia Dituding Bermain di Balik Aturan
Bripda M.Ahriadi Personel Satlantas Polres Bulukumba Ikuti MTQ Tingkat Provinsi Sulsel.
Sembilan Warga Sipil Puncak Dilaporkan Tewas dalam Operasi Militer; Tokoh Muda Papua Kecam Tindakan di Wilayah Sipil
KEJAR AKSES MOBIL, GOTONG ROYONG PERLEBAR JEMBATAN GARUNTUNGAN MASUK HARI KEDUA

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:07 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 10 April 2026 - 15:37 WIB

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I

Jumat, 10 April 2026 - 13:17 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 3 April 2026 - 18:47 WIB

Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:27 WIB

Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK

Senin, 16 Maret 2026 - 15:24 WIB

Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:40 WIB

Jamintel Tegaskan Jaga Desa Bukan Alat Kriminalisasi, Tapi Penguat Tata Kelola Desa

Berita Terbaru