Sejumlah Pejabat Bungkam Soal Kabar Pengunduran Diri Sri Mulyani

baraNews

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:51 WIB

50414 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sejumlah pejabat pemerintah enggan berkomentar terkait kabar pengunduran diri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dari Kabinet Merah Putih. Kabar ini mencuat setelah Sri Mulyani menemui Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, dan rumahnya di Bintaro, Tangerang Selatan, dijarah massa pada Minggu (31/8/2025) dini hari.

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono memilih bungkam saat diminta konfirmasi. “Nanti ya, nanti ya. Nanti setelah rapat kabinet,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Minggu. Hal serupa disampaikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. “Kita rapat dulu ya, terima kasih,” kata Suahasil, sementara Airlangga menambahkan, “Belum saya dengar, terima kasih ya.”

Kabar ini juga dikonfirmasi ke Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Deni Surjantoro, namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, rumah Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, diserbu massa pada Minggu dini hari. Menurut Olaf, salah satu warga sekitar, rumah tersebut pada dasarnya tidak ditempati Sri Mulyani dan keluarga saat kejadian. “Ini mah rumahnya emang enggak ada orang, kosong, cuma barangnya doang. Orangnya mah gak sempet tinggal di sini,” ujar Olaf.

Meski demikian, rumah itu tetap dihuni oleh penjaga atau pembantu. “(Yang nempatin) cuma yang jaga doang, pembantu,” tambah Olaf.

Situasi ini memunculkan spekulasi publik terkait kondisi kabinet dan keamanan pejabat negara, meski belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait. (*)

Berita Terkait

Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak”, Benny K Harman Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversial
Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim
Iring-iringan Prabowo Lewat, Pengendara Gatot Subroto Protes dengan Klakson Panjang
Tanggapi Gugatan Ijazah, Presiden Jokowi: Jika Yakin Palsu Bawa Saja Buktinya ke Persidangan
Misteri Pengembalian Amplop Menteri Kehutanan dan Dugaan Kebocoran Operasi KPK
BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks
Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum
Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Audiensi Pimpinan ABS dan FBO dengan Dewan Pelindung, Teguhkan Komitmen Pembentukan ABS Law Firm dan FBO Law Firm

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:58 WIB

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan

Senin, 18 Mei 2026 - 08:59 WIB

Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Industri Getah Pinus di Gayo Lues

Senin, 18 Mei 2026 - 06:55 WIB

PT Rosin Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Wibawa Negara dan Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh

Senin, 11 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:56 WIB

UU Kebiri Kimia Bagi Predator Perempuan dan Anak, Ketum RPPAI Desak Polresta Pati Catat Sejarah Penegakan Hukum

Berita Terbaru

NASIONAL

Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:37 WIB