Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Makan Siang Bersama Warga Binaan LPP Malang, Duduk Sama Rata Tanpa Pembeda

REDAKSI SULUT

Selasa, 29 Juli 2025 - 14:36 WIB

50204 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | baranews.com

Momen hangat dan penuh makna tercipta di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, saat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama Dirjen Pemasyarakatan, Mashudi, serta Kakanwil Ditjenpas Jatim, Kadiyono, melaksanakan kegiatan makan siang bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP). Selasa (29/7).

Kegiatan diawali dengan dialog terbuka antara Menteri Agus dan para warga binaan. Dalam suasana yang akrab dan tanpa sekat, Menteri menyerap langsung aspirasi serta masukan dari warga binaan terkait layanan dan program pembinaan yang telah mereka jalani. “Saya ingin mendengar langsung dari warga binaan disini. Apa yang masih kurang, apa yang bisa kita perbaiki. Kehadiran saya di sini bukan untuk sekadar melihat, tapi untuk memastikan pelayanan berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Agus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, rombongan menyantap makan siang bersama warga binaan. Menu yang disajikan sama persis dengan yang dikonsumsi warga binaan, tanpa pembeda sedikit pun. Semua duduk beralas tikar di lantai, tanpa kursi, mencerminkan semangat kesetaraan, kebersamaan, dan empati dalam layanan pemasyarakatan.

Usai kegiatan makan siang, Menteri Agus meninjau sejumlah program pembinaan di LPP Malang. Bengkel kerja menjadi lokasi pertama yang dikunjungi, di mana warga binaan mengikuti pelatihan keterampilan seperti tata rias, menjahit, dan kerajinan tangan. Menteri memberikan apresiasi atas pelibatan aktif warga binaan dalam pembinaan berbasis keterampilan dan produktivitas. Tak lupa, koperasi lapas juga menjadi objek peninjauan berikutnya, mencerminkan upaya kemandirian ekonomi dalam sistem pemasyarakatan.

Dalam momen terakhir kunjungan, Menteri Agus memberikan santunan kepada sejumlah warga binaan perempuan yang sedang mendampingi balita mereka di dalam lapas. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian negara terhadap aspek kemanusiaan di balik tembok pemasyarakatan.

“Pemasyarakatan bukan soal menghukum, tapi soal memanusiakan. Dan ini harus dimulai dari pelayanan yang adil, tanpa diskriminasi, dan penuh kasih sayang,” tegas Menteri Agus di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Jatim, Kadiyono, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi energi baru bagi seluruh jajaran pemasyarakatan.

“Arahan dan teladan langsung dari Bapak Menteri menjadi penguatan nyata bagi kami. Bahwa layanan pemasyarakatan harus dibangun dengan empati, keterbukaan, dan komitmen untuk terus berbenah,” ujar Kadiyono.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong transformasi layanan pemasyarakatan yang lebih humanis dan responsif. Dengan pendekatan yang langsung menyentuh akar persoalan dan menjunjung tinggi nilai keadilan restoratif, pemasyarakatan akan semakin kuat sebagai pilar reformasi hukum yang berpihak pada kemanusiaan serta pemasyarakatan yang semakin bermanf moodaat untuk masyarakat.

Berita Terkait

Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak”, Benny K Harman Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversial
Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim
Iring-iringan Prabowo Lewat, Pengendara Gatot Subroto Protes dengan Klakson Panjang
Tanggapi Gugatan Ijazah, Presiden Jokowi: Jika Yakin Palsu Bawa Saja Buktinya ke Persidangan
Misteri Pengembalian Amplop Menteri Kehutanan dan Dugaan Kebocoran Operasi KPK
BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks
Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum
Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Audiensi Pimpinan ABS dan FBO dengan Dewan Pelindung, Teguhkan Komitmen Pembentukan ABS Law Firm dan FBO Law Firm

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:58 WIB

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan

Senin, 18 Mei 2026 - 08:59 WIB

Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Industri Getah Pinus di Gayo Lues

Senin, 18 Mei 2026 - 06:55 WIB

PT Rosin Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Wibawa Negara dan Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh

Senin, 11 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:56 WIB

UU Kebiri Kimia Bagi Predator Perempuan dan Anak, Ketum RPPAI Desak Polresta Pati Catat Sejarah Penegakan Hukum

Berita Terbaru

NASIONAL

Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:37 WIB