Kemenkumham Sahkan 80.068 Koperasi Merah Putih, Menuju Resmikan Presiden

baraNews

Senin, 21 Juli 2025 - 02:29 WIB

50497 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Hingga beberapa hari menjelang peresmian oleh Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) telah mengesahkan 80.068 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP). Jumlah ini sedikit menyentuh target 80 ribu unit yang sebelumnya dicanangkan pemerintah.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian yang memungkinkan proses legalisasi berjalan cepat. “Ini bentuk sinergi Kemenko Pangan, Kemendagri, Kementerian Koperasi, TNI/Polri, dan pemerintah daerah. Semua pihak bekerja keras agar legalitas koperasi rampung sebelum momentum peresmian nasional,” ujarnya di Jakarta, Senin (21/7/2025).

Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkumham tercatat sebagai ujung tombak teknis pencatatan koperasi. Dalam tempo kurang dari dua pekan, tim AHU memproses rata-rata 5.700 koperasi per hari. “Kami mengerahkan seluruh jaringan layanan, termasuk AHU di daerah, agar tidak ada kendala administratif,” kata Direktur Jenderal AHU, Bambang Wibowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemenko Pangan menambahkan, legalitas tersebut menjadi prasyarat bagi koperasi untuk segera menjalankan program ketahanan pangan yang digagas pemerintah. “Setelah disahkan, koperasi bisa langsung beroperasi menjaring komoditas pangan dari petani dan nelayan, lalu mendistribusikannya kepada konsumen,” terang Deputi Koordinator Bidang Ketahanan Pangan, Agung Wibowo.

Peresmian nasional Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berlangsung Kamis (24/7) di Istana Negara. Acara ini akan diikuti oleh perwakilan pengurus dari 80.068 koperasi se-Indonesia. (*)

Berita Terkait

Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak”, Benny K Harman Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversial
Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim
Iring-iringan Prabowo Lewat, Pengendara Gatot Subroto Protes dengan Klakson Panjang
Tanggapi Gugatan Ijazah, Presiden Jokowi: Jika Yakin Palsu Bawa Saja Buktinya ke Persidangan
Misteri Pengembalian Amplop Menteri Kehutanan dan Dugaan Kebocoran Operasi KPK
BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks
Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum
Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Audiensi Pimpinan ABS dan FBO dengan Dewan Pelindung, Teguhkan Komitmen Pembentukan ABS Law Firm dan FBO Law Firm

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:58 WIB

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan

Senin, 18 Mei 2026 - 08:59 WIB

Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Industri Getah Pinus di Gayo Lues

Senin, 18 Mei 2026 - 06:55 WIB

PT Rosin Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Wibawa Negara dan Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh

Senin, 11 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:56 WIB

UU Kebiri Kimia Bagi Predator Perempuan dan Anak, Ketum RPPAI Desak Polresta Pati Catat Sejarah Penegakan Hukum

Berita Terbaru

NASIONAL

Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:37 WIB