Roadshow Sewindu Qudsiyyah Putri Jabodetabek : Merawawat Taji Ulama Putri untuk Kokohnya Negeri

baraNews

Sabtu, 1 Maret 2025 - 16:52 WIB

50642 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ikatan Alumni Qudsiyyah (IKAQ) Jabodetabek menggelar Pengajian Menyongsong Bulan Suci ramadhan dan Haul Masyaikh Dalam rangka memperingati sewindu Madrasah Qudsiyyah Putri Kudus di Pondok Pesantren Baitul Hilmah, Depok, Jawa Barat, Senin (24/2/2025).

Serangkaian kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni kediaman Menteri Nusron Wahid di Kebagusan, Jakarta Selatan, dan Pondok Pesantren Baitul Hikmah, Bojongsari, Depok. Rombongan yang terdiri dari beberapa Masyayikh Madrasah Qudsiyyah dan Santri PP Qudsiyyah Putri berangkat dari Kudus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya rombongan di Kebagusan pada Senin siang, acara pertama diisi dengan khataman Al-Qur’an sekaligus ramah tamah di kediaman Menteri Nusron Wahid yang juga merupakan alumni Madrasah Qudsiyyah Kudus.

Setelah ashar, perjalanan dilanjutkan menuju Pondok Pesantren Baitul Hikmah sebagai lokasi utama roadshow yang dihadiri para Masyayikh, alumni, santri-santri Qudsiyyah, santri PP Baitul Hikmah, IKSAB Jabodetabek, Forsikabnu Jobedetabek, Himmahku Jabodetabek, KMF Jabodetabek.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, mauidhoh hasanah disampaikan oleh KH. Nur Hamid yang menekankan pentingnya istifadah (menambah ilmu).

“Kalian harus selalu istifadah, di mana pun tempatnya. Jangan merasa sudah cukup dengan ilmu. Murid pintar atau tidak pintar di sekolah itu bukan urusan, yang penting itu anfauhum linnaas nya. Maka dari itu posisikan dirimu sebagai orang yang bisa memberi manfaat kepada orang lain,” pesan beliau. Karena kepintaran bukan ukuran dalam belajar, akan tetapi kebermanfaatan dari ilmu itu sendiri.

Selaras dengan yang disampaikan Romo KH. Nur Hamid, Ustadz Hasan Mafik juga menyorot mengenai pentingnya menuntut ilmu sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban Islam, khususnya bagi perempuan.

Beliau mengutip bait syair yang sudah masyhur di kalangan penuntut ilmu:
اَلاَ لاَتَنَــــالُ الْعِـــلْمَ اِلاَّ بِســــــِتَّةٍ ۞ سَأُنْبِيْكَ عَنْ مَجْمُوْعِهَا بِبَيَانٍ
ذَكَاءٍ وَحِرْصٍ وَاصْطِبَارٍوَبُلْغَةٍ ۞ وَاِرْشَادُ اُسْتَاذٍ وَطُوْلِ زَمَانٍ

Beliau menegaskan bahwa ilmu tidak dapat diperoleh kecuali dengan keenam unsur dalam bait tersebut, yakni kecerdasan, semangat, kesabaran, bekal materi, bimbingan guru, serta waktu. Pesan ini sejalan dengan tema yang diusung untuk sewindu Qudsiyyah Putri “Merawat Taji Ulama Putri untuk Kokohnya Negeri,” yang bertujuan untuk menangguhkan kembali peran perempuan dalam menjaga dan mengembangkan khazanah keislaman serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Roadshow sewindu Qudsiyyah Putri kali ini bukan hanya sekadar ajang silaturrahim, tetapi juga sebagai momentum refleksi bagi para santri untuk meneladani semangat belajar para ulama terdahulu. Maka dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahirnya generasi muslim muslimah yang berilmu, beradab dan memberikan manfaat bagi agama dan bangsa.

Berita Terkait

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN
KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR
Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 23:34 WIB

Rampung 100 Persen, Jembatan Gantung Perintis Garuda Siap Difungsikan untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 07:16 WIB

Wujud Sinergitas, Personel Koramil Gantarang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Selasa, 22 September 2026 - 07:13 WIB

Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-03/Kajang Gelar Karya Bakti Genjot Pembangunan Jembatan Perintis

Selasa, 22 September 2026 - 07:11 WIB

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Senin, 21 September 2026 - 03:50 WIB

Genjot Pembangunan Jembatan Garuda, TNI dan Warga Herlang Bulukumba Kompak Gotong Royong

Senin, 21 September 2026 - 03:47 WIB

Sinergi TNI-Rakyat, Koramil 1411-03/Kajang dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda

Sabtu, 19 September 2026 - 08:11 WIB

Tingkatkan Akses Antardesa, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

Rabu, 16 September 2026 - 04:24 WIB

Wujud Sinergitas, TNI dan Warga Gotong Royong Rampungkan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Bulukumpa

Berita Terbaru