Megawati Kritik Variasi Menu Program MBG dan Soroti Efisiensi Anggaran Daerah

baraNews

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:35 WIB

50116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan kritik kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pidatonya di acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II yang diadakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI pada Senin (10/8/2026) di Jakarta. Megawati menilai menu yang disajikan dalam program tersebut belum cukup bervariasi, dan menyarankan agar hidangan khas Nusantara seperti rendang dapat dimasukkan agar memberikan alternatif yang lebih beragam bagi para siswa penerima manfaat.

Dalam pidatonya, Megawati mengungkapkan secara langsung telah menyampaikan masukan tersebut kepada Presiden Prabowo. Ia menyoroti kebiasaan penyajian menu yang cenderung sama dan mengingatkan pentingnya memanfaatkan keragaman kuliner Indonesia untuk meningkatkan selera sekaligus nilai gizi pada program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini.

Tidak hanya soal variasi menu, Megawati juga menyinggung realisasi anggaran pada program MBG. Secara khusus, ia menyoroti praktik di lapangan, termasuk di wilayah Papua, di mana ditemukan nominal anggaran makan yang hanya berkisar Rp5.000 per porsi. Menurutnya, nilai tersebut sangat minim dan dikhawatirkan tidak mampu memenuhi standar kecukupan gizi harian anak-anak sekolah. Ia mempertanyakan bagaimana kualitas dan kecukupan nutrisi makanan bisa terjamin dengan alokasi anggaran di bawah rata-rata tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mengkritisi program MBG, Megawati juga menaruh perhatian pada kebijakan pemotongan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dilakukan pemerintah pusat. Ia menilai pemangkasan anggaran daerah berpotensi menghambat kinerja pemerintah daerah dalam mengelola program-program yang berpihak pada kebutuhan masyarakat setempat. Menurutnya, sentralisasi kebijakan tanpa pertimbangan konteks dan karakteristik masing-masing daerah dapat membawa dampak langsung pada pelayanan publik serta pencapaian pembangunan di tingkat lokal.

Megawati berharap, pemerintah pusat dapat mempertimbangkan masukan dan temuan di lapangan dalam mengevaluasi kebijakan anggaran, baik untuk program MBG maupun kebijakan fiskal secara umum. Ia menegaskan perlunya sinergi dan komunikasi yang terbuka antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar pelaksanaan program nasional seperti MBG betul-betul membawa manfaat optimal bagi seluruh siswa di Indonesia dan tidak menimbulkan masalah baru di daerah. (*)

Berita Terkait

DPR RI Yasonna Laoly Dorong Usut Tuntas Kematian Janggal Remaja Di Nias*
PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres
Dugaan Penyadapan Presiden Libatkan Tiga Pejabat Polri: YLBHI-LBH Bandar Lampung, Momentum Reformasi Kepolisian
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Mahfud MD Nilai Reshuffle Kedelapan Prabowo Jadi Momentum Kurangi Pengaruh Luar dan Perbaiki Pemerintahan
Presiden Prabowo Jadi Korban Penyadapan Sejak Dua Bulan Menjabat, Menko Kumham Imipas Tegaskan Penyidikan Tetap di Polri
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:19 WIB

PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres

Selasa, 3 November 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Libatkan Tiga Pejabat Polri: YLBHI-LBH Bandar Lampung, Momentum Reformasi Kepolisian

Selasa, 3 November 2026 - 19:11 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Selasa, 3 November 2026 - 19:02 WIB

Mahfud MD Nilai Reshuffle Kedelapan Prabowo Jadi Momentum Kurangi Pengaruh Luar dan Perbaiki Pemerintahan

Selasa, 3 November 2026 - 18:51 WIB

Presiden Prabowo Jadi Korban Penyadapan Sejak Dua Bulan Menjabat, Menko Kumham Imipas Tegaskan Penyidikan Tetap di Polri

Selasa, 3 November 2026 - 18:38 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Senin, 2 November 2026 - 15:26 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:34 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Berita Terbaru

JABODETABEK

Remaja Korban Pembakaran Neneknya di Depok Meninggal Dunia

Minggu, 8 Nov 2026 - 17:55 WIB