Dokter Tifa Hentikan Penelitian Polemik Ijazah Jokowi, Pilih Kembali Fokus ke Dunia Kesehatan

baraNews

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:48 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Polemik seputar dugaan ijazah palsu yang dikaitkan dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, masih terus mengundang perhatian publik. Di tengah proses hukum yang belum selesai, salah satu tokoh yang aktif dalam polemik ini, Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, justru menyampaikan keputusan mundur dari pusaran perdebatan melalui unggahan video di kanal YouTube pribadinya, Selasa (4/8/2026).

Dalam video berjudul “dr Tifa Pilih Hijrah, Tugas Soal Ijazah Sudah Tunai, Kini Kembali Ke Dunia Kesehatan” berdurasi lima menit 44 detik, Dokter Tifa menyatakan tugasnya selaku ilmuwan dan peneliti terkait ijazah Jokowi telah selesai. Ia menegaskan, selama setahun terakhir telah melakukan penelitian yang difokuskan pada analisis artefak digital berupa foto ijazah Jokowi yang kerap beredar dan menjadi bahan perdebatan di media sosial.

Ia menyinggung kembali peluncuran buku “Jokowi’s White Paper” yang ia susun bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar pada 18 Agustus 2025, buku dengan narasi ilmiah yang mengulas kontroversi ijazah Jokowi. Menurutnya, seluruh kajian tersebut telah dituangkan ke dalam karya ilmiah, dengan pendekatan neuropolitika serta analisis anatomi, morfologi, hingga facial action coding system.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang satu tahun terakhir, Dokter Tifa turut merasakan rangkaian peristiwa, termasuk proses hukum yang diakuinya sebagai bentuk kriminalisasi terhadap dirinya sejak April 2025. Ia menyebut keputusan untuk mundur muncul setelah mempertimbangkan berbagai hal sebagai peneliti dan praktisi kesehatan, serta menilai tugas keilmuannya sudah selesai di ranah tersebut.

Ia mengatakan fokus penelaahan yang ia lakukan selama ini memang sebatas pada analisis keaslian foto ijazah yang beredar. Namun pada akhirnya, ia memutuskan tidak akan melanjutkan pembahasan polemik itu dan memilih untuk kembali ke bidang kesehatan yang selama ini ia tekuni.

Pernyataan Dokter Tifa disampaikan di tengah proses hukum terkait polemik ijazah Jokowi yang belum berakhir. Proses di pengadilan masih berlanjut, dengan agenda terbaru adalah permohonan praperadilan yang diajukan Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas penghentian penuntutan kasus tersebut. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, sedangkan agenda sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang semula dijadwalkan pada 6 Agustus ditunda.

Sementara itu, perdebatan mengenai keaslian ijazah Jokowi terus mencuat di ruang publik, khususnya di media sosial. Sejumlah pihak masih menanti kejelasan dan penuntasan proses hukum, sekaligus berharap suasana nasional tetap kondusif, seiring tahapan persidangan yang terus berjalan di lembaga peradilan. (*)

Berita Terkait

DPR RI Yasonna Laoly Dorong Usut Tuntas Kematian Janggal Remaja Di Nias*
PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres
Dugaan Penyadapan Presiden Libatkan Tiga Pejabat Polri: YLBHI-LBH Bandar Lampung, Momentum Reformasi Kepolisian
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Mahfud MD Nilai Reshuffle Kedelapan Prabowo Jadi Momentum Kurangi Pengaruh Luar dan Perbaiki Pemerintahan
Presiden Prabowo Jadi Korban Penyadapan Sejak Dua Bulan Menjabat, Menko Kumham Imipas Tegaskan Penyidikan Tetap di Polri
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:19 WIB

PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres

Selasa, 3 November 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Libatkan Tiga Pejabat Polri: YLBHI-LBH Bandar Lampung, Momentum Reformasi Kepolisian

Selasa, 3 November 2026 - 19:11 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Selasa, 3 November 2026 - 19:02 WIB

Mahfud MD Nilai Reshuffle Kedelapan Prabowo Jadi Momentum Kurangi Pengaruh Luar dan Perbaiki Pemerintahan

Selasa, 3 November 2026 - 18:51 WIB

Presiden Prabowo Jadi Korban Penyadapan Sejak Dua Bulan Menjabat, Menko Kumham Imipas Tegaskan Penyidikan Tetap di Polri

Selasa, 3 November 2026 - 18:38 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Senin, 2 November 2026 - 15:26 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:34 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Berita Terbaru

JABODETABEK

Remaja Korban Pembakaran Neneknya di Depok Meninggal Dunia

Minggu, 8 Nov 2026 - 17:55 WIB