Polisi & Warga Bantu Evakuasi Speedboat Kandas di Perairan Labuan Bajo

baraNews

Jumat, 7 Februari 2025 - 20:33 WIB

50474 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo. Polisi bersama warga melakukan evakuasi satu unit speedboat atau kapal cepat yang kandas di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), (31/1).

“Kami bersama masyarakat mengevakuasi satu unit speedboat di kawasan Pantai Pede Labuan Bajo,” ujar, Kepala Satuan (Kasat) Polisi Laut dan Udara (Polairud) Polres Manggarai Barat, AKP Dimas Yusuf Fadhillah Rahmanto, dilansir dari laman Antaranews, Rabu (5/2/25).

Dalam keterangannya ia menambahkan evakuasi speedboat bernama Ocean Day itu dilakukan personel kepolisian yang terdiri dari Korpolairud Baharkam Polri, Ditpolairud Polda NTT, dan Satpolairud Polres Manggarai Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan kapal wisata itu kandas karena dihantam gelombang dan angin kencang hingga terhempas ke tepi pantai pasca-cuaca ekstrim yang melanda wilayah Manggarai Barat.

Kapal cepat yang berukuran 27 Gross Tonnage (GT) itu berbenturan dengan tanggul batu hingga mengalami kerusakan.

“Penyebabnya karena diterjang gelombang tinggi disertai hujan dan angin kencang, tali mooring bagian haluan kapal putus sehingga kapal hanyut, terhempas ke pinggir pantai, dan berbenturan dengan tanggul,” jelasnya.

Saat kejadian, kapal cepat Ocean Day tidak membawa tamu atau penumpang.

“Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Proses evakuasi kapal cepat itu, lanjut dia, dirasakan cukup sulit lantaran kondisi air laut surut dan dangkal. Tim evakuasi menunggu sampai air kembali pasang.

Selanjutnya kapal cepat Ocean Day telah kembali ke perairan Labuan Bajo untuk diperbaiki.

“Speedboat berhasil dievakuasi dengan cara ditarik menggunakan speedboat GTOne dan proses evakuasi membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 3 jam,” jelasnya.

Ia juga mengimbau para nelayan dan kapten kapal wisata untuk waspada terhadap cuaca yang tak menentu.

“Para nelayan dan kapten kapal wisata agar mematuhi standar operasional kapal atau pantau terus informasi dari BMKG dan KSOP Labuan Bajo,” jelasnya.

(fa/pr/nm)

Berita Terkait

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi
Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Prestasi, Disiplin, dan Sportivitas: XTC Academy Jateng Bersinar di KTI–JATIM
Bukan Sekadar Edukasi, PWPA Kartini Tanamkan Nilai Empati Lewat Program Anti Bullying
Cegah Salah Persepsi Prihal Pengurusan Sertifikasi Lahan Garap Blok Cinumpang, DPC.AWIBB Sukabumi Raya Temui Ketua Panitia Pelaksananya
Munas Paling Visioner: SWI Siapkan Gerakan Sosial dan Hijau Skala Nasional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:46 WIB

Pemkab Pasbar Gerak Cepat,15 Bagun Sekolah Terdampak dari program Revitalisasi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:51 WIB

Sekda Pasbar Melayat ke Rumah Duka Korban Banjir Alahan Mati

Sabtu, 18 April 2026 - 09:28 WIB

Sungai Batang Air Haji Keruh, di dunga kuat Akibat Tambang Emas ilegal yang beroperasi tanpa pengawasan

Sabtu, 18 April 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD dan Ketua Koni Resmikan PSLG Cup I Antar Jorong Lubuk Gadang

Kamis, 16 April 2026 - 04:15 WIB

Komisi IV DPRD Pasaman Barat, Apresiasi Dinas Arsip

Rabu, 15 April 2026 - 13:57 WIB

Sekda Pasaman Barat Tinjau Pencarian Warga Terseret Air Bah di Simpang Alahan Mati

Rabu, 15 April 2026 - 06:27 WIB

Polres Pasaman Barat Gelar Latihan Dalmas, Tingkatkan Kemampuan Pengendali Massa Personel

Rabu, 15 April 2026 - 06:17 WIB

Seleksi Calon Paskibraka Pasaman Barat Tahun 2026, Sekda Doddy San Ismail : Tekankan Karakter dan Integritas

Berita Terbaru