BARANEWS.com, BAGANSIAPIAPI | Keberanian Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir tengah diuji menyusul insiden dugaan adu mulut antara pemilik tempat hiburan malam Karaoke K3 (King Keluarga) dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Rokan Hilir saat pelaksanaan razia.
Peristiwa tersebut dikabarkan terjadi ketika petugas Satpol PP melakukan penertiban di lokasi karaoke yang berada di wilayah Bagansiapiapi, pada Senin (17/2/2026) pagi, pukul 01:30 WIB.
Dalam sebuah rekaman video yang beredar, diduga pemilik tempat hiburan malam tersebut terlihat membentak petugas dan menantang untuk “duel satu lawan satu” di tengah suasana yang memanas.
Insiden itu sontak menuai sorotan publik. Sejumlah warga menilai sikap tersebut tidak pantas, terlebih terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas penegakan peraturan daerah.
Masyarakat mempertanyakan ketegasan Pemda Rohil dalam menyikapi persoalan tempat hiburan malam yang diduga kerap menjadi perhatian warga. Mereka berharap pemerintah daerah dan aparat penegak perda dapat bertindak profesional, tegas, dan transparan sesuai aturan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Karaoke K3 maupun dari instansi terkait mengenai kronologi lengkap kejadian tersebut.
Publik kini menunggu langkah konkret Pemda Rohil: apakah akan melakukan evaluasi perizinan dan penindakan tegas, atau justru persoalan ini akan berlalu tanpa kejelasan.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.
Laporan: Alek Marzen
Editor: Redaksi
































