Evakuasi ATR 42-500 Rampung, Dirjen PSDKP Ipunk Kenang Pengorbanan di Medan Ekstrem Bulusaraung

baraNews

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:30 WIB

50220 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, resmi berakhir setelah berlangsung selama tujuh hari. Seluruh korban berhasil ditemukan hingga Jumat, 23 Januari 2026, menutup satu babak duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Proses pencarian dilakukan dalam kondisi medan ekstrem dan cuaca yang tidak bersahabat, namun semangat kemanusiaan menjadi energi utama para petugas di lapangan.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Pung Nugroho Saksono, A.Pi, MM, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Pernyataan tersebut ia sampaikan pada Sabtu (24/1/2026), sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras tanpa lelah dalam misi kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan operasi tersebut adalah buah dari sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat.

Dirjen PSDKP yang akrab disapa Ipunk menyebutkan satu per satu institusi yang berperan besar dalam proses pencarian dan evakuasi. Mulai dari Kementerian Perhubungan, Basarnas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, hingga pemerintah daerah Pangkep dan Maros turut mengambil peran penting. Unsur TNI, Polri, serta relawan masyarakat juga disebut sebagai garda terdepan yang menunjukkan keberanian dan dedikasi luar biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bangga atas keberanian dan keberhasilan para pejuang kemanusiaan di lapangan,” ujar Ipunk.

Menurut Ipunk, kerja kolektif tersebut bukan hanya menunjukkan profesionalisme, tetapi juga nilai kemanusiaan yang tinggi. Ia menilai pengorbanan waktu, tenaga, bahkan risiko keselamatan para petugas patut menjadi teladan bagi generasi bangsa.

Dalam tragedi tersebut, tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan turut menjadi korban. Mereka adalah Feri Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Noval, yang tergabung dalam Tim Air Surveillance Direktorat Jenderal PSDKP. Ketiganya tengah menjalankan tugas negara dalam misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan saat pesawat nahas tersebut mengalami kecelakaan.

Lebih lanjut Ipunk mengatakan kepergian mereka meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi dan bangsa. Ketiga pegawai tersebut dikenal sebagai sosok berdedikasi yang mengabdikan diri sepenuhnya untuk menjaga kekayaan laut Indonesia. Pengorbanan mereka menjadi pengingat akan beratnya tugas di balik upaya menjaga kedaulatan sumber daya nasional.

Doa dan harapan mengalir bagi seluruh korban yang gugur dalam peristiwa tersebut. Mereka dikenang sebagai syuhada dan patriot bangsa yang wafat dalam menjalankan amanah negara. Semoga segala pengabdian mereka diterima sebagai amal kebaikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi cobaan ini.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

DPR RI Yasonna Laoly Dorong Usut Tuntas Kematian Janggal Remaja Di Nias*
PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres
Dugaan Penyadapan Presiden Libatkan Tiga Pejabat Polri: YLBHI-LBH Bandar Lampung, Momentum Reformasi Kepolisian
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Mahfud MD Nilai Reshuffle Kedelapan Prabowo Jadi Momentum Kurangi Pengaruh Luar dan Perbaiki Pemerintahan
Presiden Prabowo Jadi Korban Penyadapan Sejak Dua Bulan Menjabat, Menko Kumham Imipas Tegaskan Penyidikan Tetap di Polri
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:19 WIB

PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres

Selasa, 3 November 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Libatkan Tiga Pejabat Polri: YLBHI-LBH Bandar Lampung, Momentum Reformasi Kepolisian

Selasa, 3 November 2026 - 19:11 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Selasa, 3 November 2026 - 19:02 WIB

Mahfud MD Nilai Reshuffle Kedelapan Prabowo Jadi Momentum Kurangi Pengaruh Luar dan Perbaiki Pemerintahan

Selasa, 3 November 2026 - 18:51 WIB

Presiden Prabowo Jadi Korban Penyadapan Sejak Dua Bulan Menjabat, Menko Kumham Imipas Tegaskan Penyidikan Tetap di Polri

Selasa, 3 November 2026 - 18:38 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Senin, 2 November 2026 - 15:26 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:34 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Berita Terbaru

JABODETABEK

Remaja Korban Pembakaran Neneknya di Depok Meninggal Dunia

Minggu, 8 Nov 2026 - 17:55 WIB