Viral Video Gadai Syarat Disetubuhi di Semarang, Polisi: Itu Transaksi Pribadi di Luar Jam Kerja

baraNews

Sabtu, 20 September 2025 - 18:25 WIB

50506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Sebuah video dengan narasi mengejutkan beredar luas di media sosial. Video tersebut menampilkan seorang wanita sedang menelepon di depan sebuah tempat gadai di kawasan Semarang Timur, disertai narasi bahwa tempat gadai itu memberikan syarat “harus disetubuhi” bagi wanita jika ingin menggadaikan barang.

Video berjudul “Heboh, tempat gadai di Semarang dituding beri syarat harus mau disetubuhi” itu langsung menuai reaksi publik dan menjadi sorotan aparat. Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah turun tangan menyelidiki kasus ini.

Menurut penjelasan Iptu Andy, peristiwa itu bermula ketika seorang ibu-ibu datang untuk menggadaikan ponselnya di sebuah tempat gadai di Semarang Timur. Namun yang terjadi bukanlah transaksi resmi atas nama tempat gadai, melainkan kesepakatan di bawah tangan antara ibu-ibu tersebut dengan seorang pegawai laki-laki dari tempat gadai tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perempuan itu datang langsung dan mengajukan gadai secara pribadi ke salah satu pegawai. Jadi bukan atas nama resmi tempat gadai,” kata Iptu Andy, Sabtu (21/9/2025).

Terkait soal narasi ke hotel dan syarat tak pantas lainnya, menurut Kapolsek, hal itu merupakan urusan pribadi di luar institusi tempat gadai.

“Itu interaksi pribadi mereka. Ke mana pun mereka pergi, itu bukan bagian dari transaksi resmi yang dilakukan dalam jam kerja. Kejadiannya juga di luar jam operasional,” tambahnya.

Pemilik tempat gadai turut merasa dirugikan dengan mencuatnya video viral tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian itu bukan tanggung jawab institusi, dan hubungan antara pegawainya dengan wanita itu terjadi tanpa sepengetahuan manajemen.

“Apalagi pembuat video datang dan merekam saat jam operasional, padahal kejadian utamanya berlangsung di luar jam kerja,” ujar Iptu Andy.

Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa pembuat video telah diminta untuk menghapus konten tersebut karena dianggap menyesatkan dan mencemarkan nama instansi. Namun sayangnya, video itu sudah terlanjur tersebar luas di media sosial.

Polisi saat ini masih mendalami unsur lain dalam peristiwa tersebut, namun menegaskan bahwa tidak ditemukan bukti pemaksaan atau perbuatan melawan hukum secara institusional dari pihak tempat gadai.

Warga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan konten yang belum jelas kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat dan pencemaran nama baik pihak lain.

Berita Terkait

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah
Gotong Royong Bersama Anak Negeri, Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Jalan Kampung di Distrik Bolakme
AF Tewas di Konser Dangdut Bendar, Mukit : Polisi Harus Tangkap Pelaku Sekarang
Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.
Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110
Ikhtiar Langka Kesembuhan Menuju Kesejahtraan Satgas PAMTAS RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:41 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Jumat, 17 April 2026 - 07:59 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Senin, 13 April 2026 - 17:37 WIB

Gotong Royong Bersama Anak Negeri, Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Jalan Kampung di Distrik Bolakme

Minggu, 12 April 2026 - 12:07 WIB

AF Tewas di Konser Dangdut Bendar, Mukit : Polisi Harus Tangkap Pelaku Sekarang

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Sabtu, 11 April 2026 - 15:03 WIB

Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110

Jumat, 10 April 2026 - 16:40 WIB

Ikhtiar Langka Kesembuhan Menuju Kesejahtraan Satgas PAMTAS RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi

Jumat, 10 April 2026 - 16:39 WIB

Reaksi Spontan Masyarakat Atas Aksi Unjuk Rasa ( GAM ) Gerakan Aktivis Mahasiswa

Berita Terbaru