Tagar #StopBayarPajak Menggema, Publik Pertanyakan Keadilan Fiskal

baraNews

Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:02 WIB

50294 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Media sosial diramaikan seruan boikot pajak yang diwujudkan melalui tagar #StopBayarPajak. Gelombang percakapan daring ini mencerminkan kekecewaan publik terhadap penggunaan dana negara yang dinilai tidak berimbang dengan layanan publik yang diterima masyarakat.

Banyak warganet menilai kontribusi mereka melalui pajak tidak kembali dalam bentuk pelayanan dasar yang memadai. Sebaliknya, pajak dianggap lebih banyak mengalir untuk membiayai fasilitas mewah bagi pejabat, aparat, hingga tunjangan anggota DPR.

Isu semakin menguat setelah mencuat narasi tentang besarnya tunjangan DPR yang dinilai kontras dengan kondisi ekonomi masyarakat yang masih tertekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Eksekutif Indonesia Economic Fiscal (IEF) Research Institute, Ariawan Rahmat, menilai fenomena tersebut bukanlah hal baru. Menurutnya, seruan seperti ini muncul sebagai akumulasi kekecewaan publik yang berulang.

“Ini bukan persoalan sekali dua kali. Setiap kali masyarakat merasa ada ketimpangan antara kewajiban membayar pajak dan manfaat yang dirasakan, suara penolakan kembali mengemuka,” ujar Ariawan.

Perdebatan soal keadilan fiskal diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.(*)

Berita Terkait

Royal Enfield Gaspol Bangun Kepercayaan Konsumen, Service Campaign UCE Nusantara Digelar di Antasari
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP
Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto
Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik
Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:47 WIB

59 Kantong Darah Terkumpul dalam Bakti Kesehatan Polres Bulukumba Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:31 WIB

BANTUAN UNTUK RAKYAT, TAPI KENAPA MASIH MENUAI TANYA?

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:05 WIB

Khoirul Fahmi Perkuat Sinergi Perbaikan Jalan Mahato–Simpang Menggala Demi Mobilitas Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:50 WIB

Babinsa Jojjolo Gelar Komsos, Bahas Dampak Ekonomi Jembatan Gantung Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:53 WIB

Kapolres Bulukumba Pimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Taccorong.

Senin, 22 Juni 2026 - 17:31 WIB

Polsek Gantarang Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Bukit Tinggi, 3 Motor dan 2 Ayam Diamankan.

Senin, 22 Juni 2026 - 17:25 WIB

CAMAT KINDANG, PEMDES, BPD & POLSEK KINDANG TINJAU JEMBATAN DARURAT DI GARUNTUNGAN

Senin, 22 Juni 2026 - 08:21 WIB

Polres Bulukumba Sukses Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup, Tiga Tim Juara Siap Berlaga di Tingkat Polda

Berita Terbaru

Oplus_131072

REGIONAL

BANTUAN UNTUK RAKYAT, TAPI KENAPA MASIH MENUAI TANYA?

Kamis, 25 Jun 2026 - 04:31 WIB