Kediaman Nafa Urbach di Bintaro Dijarah Massa Saat Aksi Rusuh, Barang Berharga Raib

baraNews

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:41 WIB

50516 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN | Kediaman milik Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nafa Urbach, yang terletak di Kebayoran Essence E-07, Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan, menjadi sasaran penyerbuan dan penjarahan oleh sekelompok massa pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Insiden ini terjadi di tengah gelombang unjuk rasa yang meluas dan sebelumnya berujung ricuh di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.

Peristiwa tersebut menambah daftar rumah pejabat negara yang menjadi target amukan massa, setelah sebelumnya kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani juga diserbu dan dijarah.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, massa mulai bergerak menuju kompleks perumahan eksklusif tersebut sekitar pukul 01.30 WIB. Mereka datang dalam kelompok kecil yang kemudian membesar, lalu memaksa masuk ke dalam rumah Nafa Urbach, yang diketahui saat itu dalam keadaan kosong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya hanya beberapa orang yang datang, tidak lama kemudian jumlahnya bertambah banyak. Mereka seperti sudah tahu persis rumah siapa yang dituju,” ujar seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi. Ia meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Setibanya di lokasi, rumah terlihat sepi. Di bagian depan halaman rumah, sejumlah barang tampak berserakan. Sebuah papan bertuliskan “RUMAH INI SUDAH DIJARAH” dipasang dekat pagar, menandakan kekacauan yang baru saja terjadi beberapa jam sebelumnya. Jendela rumah tampak pecah, dan pintu depan dalam keadaan terbuka sebagian.

Saat memasuki area teras, tampak sejumlah dokumen bertebaran di lantai. Di antaranya terdapat surat resmi DPR RI dengan judul Permohonan Penjadwalan dalam Rapat Paripurna. Sumber yang mengetahui isi rumah menyebutkan bahwa sejumlah perhiasan, alat elektronik, dan dokumen penting diduga telah hilang dijarah massa. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga Nafa Urbach maupun dari kepolisian terkait estimasi kerugian.

Penjagaan di sekitar lokasi pun terpantau minim. Hanya beberapa aparat kepolisian terlihat berjaga di gerbang utama kompleks Kebayoran Essence, yang berjarak cukup jauh dari rumah. Situasi ini membuat sebagian warga mempertanyakan efektivitas pengamanan terhadap rumah-rumah pejabat negara, terlebih di tengah meningkatnya situasi politik dan sosial yang tidak menentu.

“Letaknya memang agak ke dalam. Kalau tidak tahu betul, tidak mudah menemukan rumah itu. Tapi massa sepertinya sudah punya informasi lengkap,” kata seorang petugas keamanan perumahan yang enggan disebutkan namanya.

Insiden ini terjadi dalam konteks meningkatnya ketegangan politik nasional akibat penolakan sejumlah kebijakan yang sedang dibahas di DPR. Aksi unjuk rasa yang sebelumnya berlangsung di kawasan Gedung DPR/MPR RI berujung ricuh. Tiga orang dilaporkan mengalami luka serius dan dilarikan ke RSAL Mintoharjo, sementara delapan lainnya mendapat perawatan medis di lokasi. Dampak dari demonstrasi juga dirasakan di jalan tol, ketika Jasa Marga mengalihkan arus lalu lintas di Tol Dalam Kota untuk menghindari kerumunan massa.

Sementara itu, Kepolisian Resor Tangerang Selatan saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kepala Polres Tangsel menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah rekaman CCTV dari rumah-rumah warga sekitar untuk mengidentifikasi pelaku.

“Kami sedang mendalami motif dan identitas para pelaku. Ada dugaan kuat bahwa aksi ini dilakukan secara terorganisir,” ujarnya.

Dari pihak DPR, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan terkait insiden penyerbuan ini. Namun sejumlah anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem menyatakan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa rekan satu partai mereka. Mereka juga meminta agar aparat memperkuat pengamanan terhadap anggota DPR dan keluarganya di tengah situasi yang kian memanas.

Penyelidikan atas kasus ini masih terus berlangsung, dan situasi di sekitar kompleks perumahan kini berada dalam pengawasan aparat keamanan. Warga berharap aparat bisa bertindak cepat, mengingat situasi sosial yang masih belum stabil dan potensi terulangnya insiden serupa di lokasi lain. (*)

 

Berita Terkait

Surat Terbuka Beni Sihotang kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Tender Jargas diminta Fair
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global
Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:40 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:36 WIB

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Kejar Pembangunan Jembatan Garuda

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Diduga Jadi Sarang Prostitusi Online, Rumah Kost di Pelabuhan Baru Bagansiapiapi Dikeluhkan Warga

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:24 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim 1411/Bulukumba Teguhkan Soliditas dan Kemanunggalan Bersama Rakyat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Wujudkan Akses Antardesa, Koramil Gantarang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 23:34 WIB

Rampung 100 Persen, Jembatan Gantung Perintis Garuda Siap Difungsikan untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 07:16 WIB

Wujud Sinergitas, Personel Koramil Gantarang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Berita Terbaru