Rumah Rp 150 Miliar Eko Patrio Jadi Perhatian Publik di Tengah Gelombang Kritik terhadap Anggota DPR

baraNews

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:23 WIB

50385 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Eko Patrio (YouTube Vega Darwanti TV)

Rumah Eko Patrio (YouTube Vega Darwanti TV)

Jakarta – Media sosial belakangan ramai menyoroti selebritas sekaligus anggota DPR Eko Patrio dan Uya Kuya. Keduanya dianggap tidak peka terhadap kondisi rakyat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi. Isu ini mencuat setelah rumah politikus lain dijarah massa di Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebagai buntut dari gelombang demonstrasi yang menyoroti kinerja anggota DPR dan kepolisian.

Nama Eko Patrio pun ikut terseret dalam perbincangan publik, terutama setelah terungkap bahwa ia memiliki rumah mewah senilai sekitar Rp 150 miliar. Rumah ini menjadi perhatian karena dianggap mencerminkan jarak antara kehidupan anggota DPR dengan kondisi sosial masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Sejumlah warganet menyoroti perilaku Eko Patrio, salah satunya terkait aksi berjogetnya bersama anggota DPR lain dalam Sidang Tahunan MPR, yang menuai kritik karena dianggap tidak peka terhadap penderitaan rakyat. Setelah penjarahan rumah politikus lain, warganet turut menyinggung rumah Eko Patrio dan Uya Kuya, menyatakan bahwa para pejabat seharusnya lebih sensitif terhadap kondisi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik terhadap Eko Patrio kian menguat ketika foto-fotonya beredar di media sosial, menunjukkan ia tengah berlibur ke China bersama sang istri, Viona Rosalina, di tengah situasi dalam negeri yang memanas akibat demonstrasi besar menentang DPR. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari Eko terkait kabar tersebut.

Nama asli Eko Patrio adalah Eko Hendro Purnomo, lahir pada 30 Desember 1970 di Nganjuk, Jawa Timur. Sejak remaja, Eko menekuni dunia hiburan dengan membentuk grup lawak Seboel (Sekelompok Bocah Eling). Meskipun grup tersebut kemudian bubar, pengalaman ini membuka jalan bagi Eko untuk menekuni dunia komedi lebih serius. Karier Eko semakin bersinar saat ia membentuk grup lawak Patrio bersama Akri dan Parto, sukses besar lewat program televisi Ngelaba di TPI pada era 1990-an, menjadikan nama Eko Patrio begitu melekat di masyarakat.

Selain di dunia hiburan, Eko meniti karier politik dan terpilih sebagai anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilu 2009. Hingga kini, ia telah menjabat empat periode, terakhir mewakili Dapil DKI Jakarta I untuk periode 2024-2029. Dalam kehidupan pribadi, Eko menikah dengan Viona Rosalina dan dikaruniai tiga anak.

Rumah mewah Eko Patrio, senilai sekitar Rp 150 miliar, berdiri di atas lahan seluas 900 meter persegi dan rampung setelah dua tahun pembangunan. Banyak bagian rumah yang dirancang langsung oleh Eko dan sang istri tanpa menggunakan desainer profesional, sehingga nuansanya terasa personal dan hangat. Interior rumah menggunakan lantai marmer berkualitas tinggi dan dinding onyx bercahaya. Rumah ini dilengkapi ruang luas untuk acara keluarga maupun komunitas, musala, meja makan enam meter, lift transparan dengan sistem safe energy, studio musik, ruang koleksi Lego anak-anak, area pengajian, dan rooftop lantai empat dengan kolam renang kaca yang menjadi tempat favorit keluarga untuk bersantai menikmati matahari terbenam.

Bagi Eko, rumah tersebut bukan sekadar simbol kemewahan, melainkan ruang kebersamaan, tempat menerima tamu, dan wadah menyalurkan hobi seluruh anggota keluarga. Perhatian publik terhadap rumah ini semakin kuat di tengah isu penjarahan rumah politikus lain, memicu perdebatan luas mengenai sikap dan sensitivitas anggota DPR terhadap kondisi rakyat. (*)

Berita Terkait

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Jamintel Tegaskan Jaga Desa Bukan Alat Kriminalisasi, Tapi Penguat Tata Kelola Desa
Ketua Umum JARNAS Menyampaikan Isu TPPO yang Masih Terjadi Di Indonesia
PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Temuan Gas “Whip Pink”, Tegaskan Vape Pintu Masuk Narkoba
Smartrie Group Hadiri Forum Saudi–Indonesia Umrah Exchange 2026, Dorong Kepastian Regulasi dan Peningkatan Layanan Jamaah
Oragnisasi Kepemudaan Apresiasi Penganugerahan Bintang Jasa Utama Kepada Kepala BGN Dadan Hindayana
Kodaeral V Hadiri Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Kota Surabaya Tahun 2026
Prestasi, Disiplin, dan Sportivitas: XTC Academy Jateng Bersinar di KTI–JATIM

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:07 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:05 WIB

Jaga Desa “Goyang” Karawang, Jamintel Beri Pengarahan kepada BPD se-Kabupaten

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:39 WIB

Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:36 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:32 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:06 WIB

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Berita Terbaru

OPINI

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB