Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora Tewaskan Tiga Warga dan Lukai Dua Lainnya

baraNews

Selasa, 19 Agustus 2025 - 00:20 WIB

50246 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA – Sebuah kebakaran hebat melanda sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, pada Minggu (17/8/2025) siang. Insiden ini menewaskan tiga warga dan melukai dua lainnya yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kobaran api terlihat menjulang hingga 15 meter dari lokasi sumur dan belum berhasil dipadamkan hingga Senin (18/8). Tim gabungan dari Pertamina EP Field Cepu bersama petugas pemadam kebakaran masih berupaya menanggulangi api dengan metode pendinginan area sekitar dan menutup sumber api menggunakan tanah.

“Kesulitan utama karena sumur ini ilegal dan tidak memiliki standar keselamatan, seperti kepala sumur (wellhead). Sehingga proses pemadaman menjadi sangat rumit,” jelas perwakilan Pertamina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demi menghindari risiko lebih besar, sedikitnya 50 keluarga yang tinggal di sekitar lokasi terpaksa dievakuasi. Titik kebakaran berdekatan dengan permukiman dan lahan pertanian warga, sehingga potensi bahaya sangat tinggi.

Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan bahwa sumur tersebut merupakan sumur minyak ilegal yang berdiri di atas lahan warga tanpa izin resmi. “Kami sudah meminta seluruh aktivitas pengeboran minyak ilegal dihentikan sementara. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Sementara itu, Polres Blora telah memeriksa empat saksi terkait insiden ini dan masih menelusuri siapa pemilik sumur. Setelah api berhasil dipadamkan, tim laboratorium forensik Polda Jawa Tengah dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Data sementara menunjukkan di Desa Gandu terdapat sekitar 60 sumur minyak ilegal, dengan 10 di antaranya berada di tengah pemukiman warga. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi bencana serupa jika tidak segera ditertibkan.

Polisi bersama pemerintah daerah berkomitmen melakukan razia dan penertiban menyeluruh terhadap sumur minyak ilegal di Blora guna mencegah tragedi serupa terulang di kemudian hari. (*)

Berita Terkait

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi
Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Prestasi, Disiplin, dan Sportivitas: XTC Academy Jateng Bersinar di KTI–JATIM
Bukan Sekadar Edukasi, PWPA Kartini Tanamkan Nilai Empati Lewat Program Anti Bullying
Cegah Salah Persepsi Prihal Pengurusan Sertifikasi Lahan Garap Blok Cinumpang, DPC.AWIBB Sukabumi Raya Temui Ketua Panitia Pelaksananya
Munas Paling Visioner: SWI Siapkan Gerakan Sosial dan Hijau Skala Nasional

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:48 WIB

AVATAR Desak Pengusutan Dugaan Lonjakan Harta Pejabat Pemkab Bogor, Siap Gelar Aksi Jilid 4 hingga Ada Tindak Lanjut Kejaksaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:20 WIB

Potret Kedekatan Polisi dan Masyarakat, Sampaikan Pesan Kamtibmas Secara Dialogis.

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Bupati Bulukumba Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 03:09 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Bulukumba Gelar Upacara Bendera Dipimpin Kapolres.

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:02 WIB

Jalan Poros Manyampa Rusak Total, Pemerintah Jangan Tutup Mata dan Telinga: Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Disebut Jadi Pemicu

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:10 WIB

Ziarah Rombongan Warnai Peringatan HUT Ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin di Bulukumba

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:15 WIB

Doa Bersama Warnai Peringatan HUT Ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin di Makodim 1411/Bulukumba

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:26 WIB

Resmob Polres Bulukumba Bergerak Cepat, 5 Terduga Pelaku Penganiayaan Diamankan

Berita Terbaru