Heboh… Mantan Istri Andi Baso Hamsah Diduga Lakukan Perusakan, Pemerasan, dan Penganiayaan di Desa Labota

REDAKSI JAKARTA

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:15 WIB

50257 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morowali – Aksi kriminal berupa Pemerasan, Pengrusakan dan Penganiayaan terjadi di Desa Labota Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali. Senin 24/02/2025.

Aksi tersebut dilakukan seorang perempuan bernama Hj. Megawati dan puluhan preman. Ironisnya, bahkan salah satu dari preman tersebut Diduga Oknum Aparat Kepolisian.

Ibu Yuliana, pemilik kios Abrina yang menjadi korban aksi dugaan pemerasan kepada pewarta media ini mengungkapkan bahwa pihaknya terpaksa menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta dari Rp 25 juta yang diminta oleh Oknum Aparat Kepolisian dalam aksi itu oleh karena diancam Kios miliknya akan dibongkar hari itu juga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau mau aman, ibu harus membayar Rp 25 juta. Kalau tidak, kami akan membongkar kios ibu hari ini,” ujar Yuliana meniru ucapan salah satu Anggota Preman (diduga oknum kepolisian) yang berbicara dengannya. Selasa, 25/02/2025.

Tak hanya itu, kelompok preman tersebut juga melakukan penganiayaan terhadap seorang pria bernama Junaedi, karyawan PT IMIP Morowali. Junaidi diduga dianiaya setelah merekam aksi perusakan rumah milik Ibu Masdalena.

Usai peristiwa Penganiayaan itu, Junaedi Korban Penganiayaan sempat ke Kantor Polsek Bahodopi guna melapor, setibanya di Polsek Bahodopi, dirinya hanya diberi saran oleh Anggota Polsek yang ditemuinya untuk menelepon Anggota Polsek lainnya guna penanganan pelaporan tersebut.

Merasa ‘dipimpong’, Junaedi memutuskan untuk kembali ke rumahnya beristirahat.

Meski sudah bercerai dengan Andi Baso Hamsah dan sudah menikah lagi, Megawati dan kelompok premannya mengklaim bahwa tanah tempat berdirinya kios Abrina dan rumah Ibu Masdalena adalah milik mereka. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, tanah tersebut diketahui merupakan milik Ibu Asia Jalil, warga Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.

Sementara itu, Kapolsek Bahodopi Ipda Muhammad Iqbal SH dalam keterangannya kepada media ini mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi oleh para korban, sehingga belum melakukan tindakan.

“Secara resmi kami belum menerima laporan dari para korban terkait peristiwa Pemerasan, Penganiayaan dan Pengrusakan itu, bahkan saya semalam menunggu hingga pukul 1.00 WITA di Mapolsek, tapi tidak ada yang datang melapor.” Ungkap Kapolsek Bahodopi Ipda M. Iqbal, SH.

Terkait informasi bahwa salah satu anggota preman yang diduga juga merupakan Anggota Kepolisian itu menurutnya pihaknya sama sekali tidak mengenalnya sebagai salah satu Oknum Kepolisian.

“Kalau terkait itu, saya bisa memastikan kalau dia bukan Anggota Kepolisian, baik dari Polsek Bahodopi maupun dari Polres Morowali, bisa jadi itu pengakuan sepihak dari para pelaku pemerasan untuk menakut-nakuti korban,” tegas Moh. Iqbal.

 

Berita Terkait

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi
Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Prestasi, Disiplin, dan Sportivitas: XTC Academy Jateng Bersinar di KTI–JATIM
Bukan Sekadar Edukasi, PWPA Kartini Tanamkan Nilai Empati Lewat Program Anti Bullying
Cegah Salah Persepsi Prihal Pengurusan Sertifikasi Lahan Garap Blok Cinumpang, DPC.AWIBB Sukabumi Raya Temui Ketua Panitia Pelaksananya
Munas Paling Visioner: SWI Siapkan Gerakan Sosial dan Hijau Skala Nasional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:01 WIB

Wujudkan Lingkungan Bersih, Satgas Yonif 521/DY Bersama Warga Gelar Karya Bakti di Area Kantor Desa Apalapsili

Minggu, 19 April 2026 - 19:01 WIB

Sigap dan Peduli Binter TNI, Satgas Yonif 521/DY Tangani Perbaikan Jembatan Longsor di Distrik Eragayam

Jumat, 17 April 2026 - 13:39 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 11:41 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Jumat, 17 April 2026 - 07:59 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Senin, 13 April 2026 - 17:37 WIB

Gotong Royong Bersama Anak Negeri, Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Jalan Kampung di Distrik Bolakme

Minggu, 12 April 2026 - 12:07 WIB

AF Tewas di Konser Dangdut Bendar, Mukit : Polisi Harus Tangkap Pelaku Sekarang

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Berita Terbaru