Aktivis Lingkungan, Dukung Terhadap Program Asta Cita Dalam Menghadapi Krisis Iklim

baraNews

Sabtu, 15 Februari 2025 - 11:29 WIB

50530 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Perubahan iklim telah menjadi isu krusial di Indonesia dan dunia. Meningkatnya suhu global dan naiknya permukaan air laut menandakan bahwa dampak perubahan iklim semakin nyata. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta Bappenas, Indonesia mengalami kenaikan suhu sekitar 0,03 derajat Celsius per tahun dan kenaikan permukaan air laut 0,8 sampai 1,2 cm per tahun. Dengan sekitar 65 persen penduduk tinggal di wilayah pesisir, dampak ini tentu sangat mengkhawatirkan.

Menurut aktivis lingkungan hidup sekaligus advokat hukum lingkungan, Bung Onal mengatakan bahwa dampak krisis iklim secara global telah memaksa temperatur planet bumi melebihi 1,5 derajat celcius dibandingkan dengan era pra revolusi Industri. Di Indonesia, krisis iklim telah memperburuk kehidupan masyarakat pesisir, di mana ratusan nelayan meninggal di tengah laut, ratusan desa pesisir diterjang banjir rob, puluhan pulau kecil telah tenggelam, sekaligus mengancam air serta pangan yang menghidupi masyarakat selama ini.

Program Asta Cita yang tengah digaungkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran diharapkan dapat diimplementasikan secara optimal sehingga mampu meminimalisir dampak perubahan iklim. Dalam konteks lingkungan hidup, program ini harus berfokus pada pelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Perlindungan lingkungan harus dilakukan secara inklusif dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat adat dan kelompok rentan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena semua pihak memiliki tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Kita harus memiliki pemahaman yang sama dan bersinergi untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045” ungkap Bung Onal di Jakarta, Sabtu, (15/2/2025).

Menyikapi dinamika global yang semakin pesat, Bung Onal bersama para aktivis lingkungan lainnya menyatakan kesiapan mendukung keberhasilan seluruh kebijakan dan program pemerintah dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Penanganan perubahan iklim memerlukan upaya bersama dari seluruh elemen bangsa. Tindakan nyata dalam mitigasi dan adaptasi sangat penting untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan.

“Kita semua harus menyadari bahwa menjaga planet bumi adalah tanggung jawab bersama demi kesejahteraan generasi mendatang. Dengan komitmen yang kuat dan langkah nyata, Indonesia dapat menjadi contoh dalam upaya global menghadapi perubahan iklim” tutup Bung Onal.

Berita Terkait

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar
Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.
PA-MALUT Berencana Mendorong Kasus Hibah KPU tikep di KPK dan Kejagung
Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN
KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 19:04 WIB

Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Berita Terbaru