Pondok Pesantren An-Najjar resmi diresmikan sebagai sekolah gratis pertama di Kabupaten Pasaman Barat oleh perwakilan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sumbar, Ir. Edi Dharma Syafni, M.Si bersama pendiri ponpes, Najjar Lubis , pada Sabtu (11/4/2026) kemarin. Inisiatif ini menargetkan pemberian akses pendidikan berkualitas secara gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, menggabungkan kurikulum pondok pesantren dengan pendidikan formal nasional.
Peresmian yang dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, di antaranya perwakilan Bupati Pasaman Barat melalui Kepala Bappelitbangda Drs. Joni Hendri, M.Si, Anggota DPRD Sumbar Ade Putra dan Hanapi Lubis, Anggota DPRD Pasbar Niat Bakti Lubis, perwakilan Kementerian Agama Pasaman Barat H. Sufrinas, Kapolsek Sungai Beremas AKP Elvis Susilo, SH, MH, Kapolsek Ranah Batahan AKP Junaidi, SH, Danramil 07 Air Bangis Kapten Inf Abdul Kadir, serta tokoh pendidikan dan masyarakat setempat orang tua, tokoh masyarakat, ini menandai komitmen Pondok Pesantren An-Najjar dalam mendukung program pemerintahan daerah untuk pemerataan pendidikan. Fasilitas pondok pesantren seluas 5 hektar ini kini menyediakan pendidikan gratis mulai dari tingkat SD hingga SMA, termasuk asrama, makan, dan seragam tanpa biaya sepeser pun bagi siswa berasal dari keluarga tidak mampu.
“Pondok Pesantren An-Najjar bukan hanya tempat belajar agama, tapi juga pusat pendidikan holistik yang gratis untuk semua. Kami berkomitmen menjangkau santri nantinya pada tahun pertama, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap generasi muda,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren An-Najjar, Najjar Lubis, saat menyambut kedatangan Para Tamu Undangan.
Pendiri ponpes, Najjar Lubis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Pondok Pesantren Modern An Najjar merupakan realisasi dari niat yang telah direncanakan sejak lama.
“Alhamdulillah, hari ini Ponpes Modern An Najjar resmi berdiri. Ini adalah niat lama yang akhirnya bisa kami wujudkan untuk masyarakat,” ujarnya.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Joni Hendri, menyampaikan apresiasi atas berdirinya ponpes tersebut yang dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.kami turut mengapresiasi inisiatif ini. “Pemerintah daerah sangat mendukung program sekolah gratis seperti ini. Ini sejalan dengan visi Sumatera Barat Emas 2040, di mana pendidikan menjadi prioritas utama. Kami siap bermitra untuk pengembangan lebih lanjut,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Edi Dharma Syafni, menyampaikan apresiasi atas berdirinya ponpes di wilayah perbatasan provinsi tersebut.
“Kami mengapresiasi hadirnya Ponpes Modern An Najjar sebagai bagian dari upaya pemerataan pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan,” ujarnya.
































