Pasaman Barat baraNews
Pemandu lagu atau Lady Companion (LC) adalah profesi di industri hiburan malam yang bertugas menemani tamu bernyanyi, mengobrol, dan membangun suasana ceria di ruang karaoke. Profesi ini diakui Kemnaker dengan standar kompetensi (SKKNI), mencakup pelayanan prima dan keahlian bernyanyi.
Namun yang menjadi sorotan masyarakat keberadan Para LC tersebut sudah meresahkan warga karena sudah tidak ada lagi rasa malu dan membuat warga resah karena selalu pulang malam dan pulang pagi karena berpakaian tidak lanyak di pandang mata,
Bukan itu saja bahkan para LC itu sudah ada tempat yang berada di lembah melintang dan menetap sehingga akan menjadi tempat mereka bekerja di beberapa cafe yang ada,
Adi warga ujung gading menyampaikan kepada Media baraNews kita sudah melihat ada berapa kontrakan di gang tahu nagari kuamang alai ujunggading kecamatan melintang yg di huni lc atau op dan juga di lokasi lain sudah sangat meresahkan,ada dari daerah pasbar dan ada juga diluar pasbar,pulang tengah malam dan ada juga pulang di pagi hari,pakaian tidak layak di pertontonkan tegas Adi
Bahkan Para LC atau OP itu merusak citra ujunggading karena sering kita mendunga kuat nantianya akan berbuat maksiat di wilayah kita ini dan akan merusak citra nagari kita, kemudian akan merusak generasi muda kita kedepannya di nagari lembah melintang yang kita cintai ini
Sebagai mana di ketahui bahwa ada Beberapa Ledis itu bekerja di salah satu pakter yg ada di nagari ujung gading dan lubuk godang jelas Adi bahkan yang lebih barah Para ledis sering di jemput dan di antar laki laki yang berganti ganti saya senbagai masyarakat meminta kepada pemerintah daerah dan pemerintah nagari ujung gading baik itu bupati Pasaman Barat, kepada kasat pol PP,
Camat lembah melintang, Wali Nagari kuamang alai agar mendata dan mengembalikan ke tempat asal masing masing agar nantiknya Tidak menjadi bumerang di nagari kita,
Kemudia kita berharap kepada pemerintahan nagari agar segera memberikan tindak yang serius kepada para LC/ Op tersebut,sebelum kami dari masyarakat yang tirun tangan langsung geram Adi
Kemudian saat di konfirmasi Camat lembah melintang Ikhsan Chairman menyampaikan kepada media, terimakasih atas informasinya, kita akan selidiki dan akan berkomunikasi dengan kasad pol PP Pasaman Barat untuk menindaklanjutinya, sebelumnya kita dari pemerintah daerah kecamatan lembah melintang memintak kepada masyarakat kita untuk selalu bekerja sama dalam berbuat baik demi nagari kita ini, untuk masalah kontrakan dan LC yang ada diharapkan untuk kembali ke tempat kalau Memeng ingin di nagari kita harapkan untuk mematuhi peraturan di nagari kita ini, jelas IKhsan
Lebih jauh Ikhsan Chairman kepada seluruh LC yang ada untuk selalu menjaga integritas dan kesopanan dan keamanan jangan sampai menjadi awal suatu kerusuhan di daerah kita ini, kemudian untuk kontrakan kontrakan yang ada di lembah melintang, khusus yang punya kontrakan untuk selalu melihat dan menjaga para kost tersebut agar Tidak memasukan orang yang Tidak kita kenal, yang nanatikya bisa menimbulkan yang tidak di inginkan,
Dan juga untuk selalu patroli dan memberikan larangan larangan untuk di kost tersebut termasuk jam masuk, baik itu masuk lawan jenis dan lain yang mungkin akan menjadikan ladang maksiat dan kerusuhan dimasyarakat kita, tutup Ikhsan Chairman.
Kemudian saat di konfirmasi melalui Telpon seluler kasat pol PP Pasaman Barat Handoko, belum mengangkat, dan karena libur pekan belum bisa di kunjungi media baraNews ke kantor nya, dan masih menunggu jawaban hingga berita ini di terbitkan
































