Gayo Lues – Kepolisian Resor Gayo Lues melalui jajaran Polsek Blangkejeren melakukan patroli terpadu di sejumlah lokasi penting pada Rabu (3/12/2025), menyikapi dampak bencana alam yang belum sepenuhnya pulih di wilayah Kabupaten Gayo Lues. Patroli ini bertujuan untuk menjaga ketertiban, memantau distribusi bahan kebutuhan pokok, ketersediaan bahan bakar, serta keamanan aktivitas ekonomi warga pascabencana.
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan atas instruksi langsung dari Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, SIK, yang disampaikan melalui Kapolsek Blangkejeren, IPTU Syamsuddin, SH, kepada seluruh jajaran. Sejak pagi hari, tepatnya pukul 09.00 WIB, personel Polsek Blangkejeren dikerahkan untuk menyisir pusat aktivitas warga, termasuk Pasar Terpadu, pusat perbelanjaan, SPBU, kantor Bulog, serta kantor layanan perbankan seperti Bank BPD Aceh dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
“Ini adalah bentuk kepolisian hadir di tengah masyarakat. Kami memantau langsung situasi di lapangan, terutama antisipasi potensi gangguan keamanan dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok di tengah situasi darurat,” ujar IPTU Syamsuddin ketika dikonfirmasi.
AKBP Hyrowo, melalui keterangan yang disampaikan Kapolsek Blangkejeren, menekankan bahwa patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) akibat terbatasnya akses pasokan logistik menyusul terputusnya jalur utama pasca bencana longsor dan banjir beberapa hari terakhir.
Polsek Blangkejeren memetakan sejumlah titik yang menjadi atensi, meliputi pasar tradisional, swalayan seperti Indomaret, SPBU, kantor Bulog yang menjadi pintu distribusi beras bersubsidi, hingga mesin-mesin Anjungan Tunai Mandiri di dua kantor bank utama yang banyak dikunjungi masyarakat selama masa tanggap darurat. Pengamanan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terkendali, serta menjamin keamanan warga yang mengantri dalam berbelanja maupun melakukan transaksi keuangan.
“Masyarakat sekarang sedang dalam masa sulit. Ketersediaan sembako dan BBM jadi hal yang sangat sensitif. Kami tidak ingin ada penimbunan, permainan harga, atau kepanikan yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab,” terang IPTU Syamsuddin.
Dalam pelaksanaan tugasnya, personel Polsek juga menyampaikan imbauan langsung kepada warga agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi palsu atau hoaks yang beredar, khususnya terkait isu kelangkaan, penjarahan, maupun situasi keamanan di jalan lintas. Ia menegaskan bahwa Forkopimda, termasuk aparat kepolisian, TNI, dan instansi pemerintah daerah, tengah mengupayakan pemulihan jalur distribusi secepat mungkin.
“Kami minta masyarakat tidak panik. Jalan lintas sedang diupayakan diperbaiki. Bantuan logistik terus diupayakan masuk. Yang terpenting, semua tetap menjaga ketertiban dan jangan mudah percaya isu-isu yang belum terkonfirmasi secara resmi,” jelasnya.
Kapolres AKBP Hyrowo, melalui laporan yang diterima dari jajaran di lapangan, mengapresiasi kinerja personel di wilayah Polsek Blangkejeren yang menjalankan tugas dengan tertib dan humanis. Menurutnya, kehadiran aparat di masa rawan bencana tidak hanya berdampak pada keamanan fisik, tapi juga membangun ketenangan psikologis bagi masyarakat.
Patroli dan pengamanan yang dimulai sejak pagi dilaporkan berakhir pada pukul 17.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Situasi di pusat ekonomi dan distribusi logistik terpantau terkendali, tidak ditemukan gangguan menonjol, dan aktivitas warga perlahan kembali berjalan di tengah keterbatasan yang ada.
Forkopimda Gayo Lues berharap sinergi lintas sektor yang telah dibangun selama masa tanggap darurat ini dapat terus ditingkatkan, seiring dengan harapan pemulihan yang lebih cepat, bantuan yang lebih luas, serta kembalinya stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat Gayo Lues pascabencana.
Abdiansyah
































