Malam Ricuh di Dekat RSJ Kendari, Diduga Mabuk, Seorang Pria Diamankan Polisi

baraNews

Minggu, 21 September 2025 - 19:34 WIB

50427 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari – Suasana malam di sekitar Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Kendari mendadak ricuh, Kamis (18/9/2025) sekitar pukul 23.00 Wita. Seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk bikin ulah dan membuat warga sekitar resah.

Laporan warga yang masuk ke kepolisian langsung direspons cepat oleh tim Patroli 8.32 Sat Samapta Polresta Kendari. Dipimpin Aiptu Amrullah Nur bersama Bripka LD Rahmad Tabah dan Bripda Muh. Arief Wijaya, tim langsung bergerak ke lokasi insiden.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya keributan sebagaimana yang dilaporkan warga. Pria yang diduga mabuk tersebut tampak membuat kegaduhan dan sempat memicu ketegangan di sekitar RSJ.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Situasi awalnya cukup meresahkan. Tapi petugas sigap, langsung melakukan tindakan pengamanan dan persuasif untuk meredam keributan,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi.

Aksi cepat respon dari tim patroli terbukti ampuh. Tidak hanya berhasil menenangkan situasi, kehadiran polisi juga menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat yang sempat panik.

Pria yang menyebabkan keributan diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Polresta Kendari. Belum diketahui pasti motif ulahnya, namun diduga kuat karena pengaruh minuman keras.

Patroli malam seperti ini memang menjadi bagian dari langkah rutin Sat Samapta Polresta Kendari guna menjaga keamanan di titik-titik rawan. Fokusnya adalah memastikan situasi tetap kondusif, khususnya saat malam hari.

“Kami akan terus hadir dan pastikan wilayah hukum Polresta Kendari aman dari gangguan kamtibmas,” kata salah satu anggota patroli saat ditemui usai kejadian.

Warga pun mengapresiasi langkah cepat aparat dalam menangani peristiwa tersebut dan berharap patroli malam semakin ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Berita Terkait

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas
YBM PLN UP3 Kendari Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa “Cahaya Berkah Ramadhan 1447 H”
Jaga Desa “Goyang” Karawang, Jamintel Beri Pengarahan kepada BPD se-Kabupaten
Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai
Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran
Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit
Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:07 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:09 WIB

YBM PLN UP3 Kendari Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa “Cahaya Berkah Ramadhan 1447 H”

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:39 WIB

Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:36 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:32 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:06 WIB

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:15 WIB

Hadiri Penanaman Jagung, Kapolda Riau Laporkan Capaian Produksi di 2025

Berita Terbaru

OPINI

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB