GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe

baraNews

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:33 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konawe, 5 Mei 2026 — Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Mabes Polri untuk turun langsung ke wilayah Sultra guna menuntaskan maraknya praktik tambang ilegal, khususnya galian C di Kabupaten Konawe.

Ketua GPA Sultra, Muh. Iksan Saranani, menegaskan bahwa praktik tambang ilegal di Konawe telah berlangsung cukup lama dan terkesan dibiarkan tanpa penindakan hukum yang tegas.

“Kami mendesak Mabes Polri untuk segera turun tangan langsung ke Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Konawe, guna menuntaskan persoalan tambang ilegal yang semakin meresahkan masyarakat,” tegas Iksan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, GPA Sultra juga meminta Kapolda Sultra untuk segera mengevaluasi dan mencopot jajaran yang membidangi sektor pertambangan, karena dinilai tidak mampu menangani kasus secara profesional.

“Sudah ada barang bukti yang cukup, namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka. Ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Iksan juga mengungkapkan bahwa kasus tambang pasir ilegal di Konawe diduga melibatkan sejumlah pihak, termasuk oknum kepala desa teteona kecamatan wonggeduku barat kabupaten Konawe,yang saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan (BAP) di Polda Sultra.

Iksan saranani jga menyampaikan kepada pihak berwajib, untuk segera melakukan penetapan tersangka,sebab kasus ini sdah lama di proses di Polda Sultra.

Menurutnya, aparat penegak hukum harus bertindak tegas dan transparan dalam mengusut tuntas kasus ini tanpa tebang pilih.

“Kami tidak ingin hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas. Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

GPA Sultra menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum dan penindakan nyata dari aparat berwenang. (*)

Berita Terkait

Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai
Dukung Kesehatan Siswa, Babinsa Koramil Soropia Dampingi Program Makan Bergizi Gratis
Sorotan Publik Soal Anggaran Sewa Helikopter Rp4 Miliar di Tengah Keluhan Jalan Rusak di Sumsel
Gudang Solar Diduga Ilegal di Permata Baru Ogan Ilir Masih Beroperasi, APH Diminta Bertindak
Membangun Harapan dan Kebersamaan, Satgas Yonif 521/DY Hadir Bantu Perbaikan Rumah Warga di Distrik Kobakma
Gempar! Mayat pria tanpa busana ditemukan di hutan bakau, kondisi mengenaskan
Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin
Wali Desa Sebagai Pondasi “INDONESIA MERCUSUAR DUNIA

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:44 WIB

Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias Menguat, Forum Juang Ono Niha Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:50 WIB

POROS PEMUDA PEDULI INDONESIA GELAR AKSI DI SILANG SELATAN MONAS: HENTIKAN PEMBOROSAN ANGGARAN NEGARA, TOLAK MILITERISME DI RANAH SIPIL, DAN WUJUDKAN TRANSPARANSI PENGADAAN ALUTSISTA

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:29 WIB

BERKAT SAMA HULU: NEGARA HARUS KEMBALI BERPIHAK KEPADA RAKYAT, BUKAN KEPADA KEPENTINGAN ELITE

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polres Bulukumba Berikan Bantuan Sumur Bor untuk Masjid Al-Amin Kajang Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:07 WIB

Damaikan Warga, Babinsa Gantarang Sukses Mediasi Sengketa Penjualan Tanah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:09 WIB

“GMKI JAKARTA, INDONESIA SEKARAT: DEMOKRASI TERGERUS, KEADILAN TUMPUL, KEPERCAYAAN PUBLIK RUNTUH”

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:52 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1411-01/Gantarang Dampingi Petani Desa Balibo Tanam Padi

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:34 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bulukumba Gelar Bakti Religi di Masjid dan Gereja

Berita Terbaru