BARANEWS.com | Kritik tajam terhadap kinerja Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Rokan Hilir, H. Mursal, SH., kembali mencuat.
Kali ini datang dari mantan mahasiswa asal Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Wais Al Qurni, yang secara tegas menilai pimpinan Kominfo tersebut tidak memiliki kapasitas yang memadai dalam menjalankan tugasnya.
Menurut Wais, dengan luas wilayah Kabupaten Rokan Hilir yang mencapai 8.881,59 km² atau sekitar 888.159 hektar dan terdiri dari 18 kecamatan, persoalan pemerataan akses jaringan internet seharusnya menjadi prioritas utama.
Namun, hingga saat ini, wilayah pesisir seperti Pasir Limau Kapas masih mengalami keterbatasan jaringan yang cukup serius.
“Mewakili masyarakat Pasir Limau Kapas, kami meminta Kominfo lebih fokus dan menjadikan wilayah kami sebagai prioritas pembangunan jaringan, agar masyarakat mendapatkan akses yang layak,” tegas Wais, Kamis (9/4/2026) kepada Baranews.com.
Ia menilai, lemahnya perhatian terhadap daerah terpencil menunjukkan kurangnya perencanaan dan ketegasan dalam kebijakan.
Kondisi ini diperparah dengan citra Kominfo yang dinilai lamban dalam merespons berbagai persoalan publik, terutama yang berkembang di media sosial.
Wais juga menyoroti gejolak kritik masyarakat di ruang digital yang belakangan semakin ramai. Ia menilai, respons yang lambat dari Kadis Kominfo justru memperkeruh situasi dan menunjukkan ketidakmampuan dalam mengelola arus informasi.
“Seorang Kadis Kominfo seharusnya sigap dan mampu mengendalikan informasi publik. Namun yang terjadi justru sebaliknya, respon yang lambat membuat persoalan melebar ke mana-mana,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa jabatan strategis seperti Kadis Kominfo membutuhkan sosok yang tidak hanya memahami teknis, tetapi juga mampu membaca situasi, cepat mengambil langkah, dan hadir di tengah persoalan masyarakat.
“Mursal dinilai tidak layak memimpin Kominfo. Ketidakmampuan dalam menyikapi persoalan yang muncul justru berdampak luas dan merugikan kepercayaan publik,” tambahnya.
Sebagai perwakilan masyarakat pesisir yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara, Wais mendesak agar Kominfo Rohil segera mengambil langkah konkret.
Ia menekankan bahwa pemerataan akses informasi bukan sekadar program, melainkan kebutuhan dasar masyarakat di era digital saat ini.
Kritik ini menjadi sinyal kuat bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas Kominfo, agar pelayanan informasi dan pembangunan infrastruktur digital dapat berjalan maksimal dan merata hingga ke wilayah terluar.
Laporan: Alek Marzen
































