Ketika Jalan Harapan Dibuka dari Desa Ara: TMMD Ke-127 Menyatukan TNI dan Rakyat

MUHAMMAD BASRI

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:42 WIB

50339 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BARA NEWS-BULUKUMBA
– Pagi itu, Selasa (10/02/2026), Lapangan Sepak Bola Dusun Maroanging, Desa Ara, tak seperti biasanya. Rumput yang sehari-hari menjadi saksi anak-anak berlarian, hari itu berubah menjadi ruang kebangsaan. Barisan pasukan berdiri tegap, masyarakat berkumpul, dan harapan perlahan menemukan bentuknya.

Di tempat inilah TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka. Bukan sekadar upacara seremonial, melainkan awal dari sebuah kerja panjang: membuka akses, menghubungkan desa, dan menghadirkan keadilan pembangunan.

Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, Kodim 1411/Bulukumba kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari pusat kekuasaan, tetapi dari desa-desa yang selama ini berjalan dalam sunyi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa Ara dan Jalan yang Lama Dinanti

Bagi warga Desa Ara dan Desa Lembanna, jalan bukan hanya soal aspal atau pengerasan tanah. Jalan adalah akses ekonomi, jalur pendidikan, dan harapan hidup yang lebih layak. Selama bertahun-tahun, keterbatasan infrastruktur menjadi cerita yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

TMMD Ke-127 menjawab kebutuhan itu dengan nyata: perintisan dan pengerasan ruas jalan sepanjang 1.580 meter. Angka yang mungkin sederhana di atas kertas, namun bermakna besar bagi warga yang setiap hari harus berjuang melintasi medan sulit.

“Kalau jalan ini terbuka, hasil kebun tidak lagi tertahan, anak-anak tidak lagi terlambat ke sekolah,” ungkap salah seorang warga dengan mata berbinar, menyaksikan dimulainya TMMD.

Upacara yang Sarat Makna Kebersamaan

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Bulukumba, H. Andi Muchtar Ali Yusuf, sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia tidak hanya berbicara sebagai kepala daerah, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memahami betul denyut kebutuhan desa.

Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan program strategis yang selaras dengan arah pembangunan daerah, terutama dalam membuka keterisolasian wilayah dan mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis desa.

“TMMD adalah bukti bahwa negara hadir hingga ke pelosok. Bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Di sekeliling lapangan, berdiri jajaran TNI lintas satuan, unsur Polri, pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga pelajar. Sebuah pemandangan yang memperlihatkan Indonesia dalam skala kecil—beragam, bersatu, dan bekerja bersama.

TMMD: Lebih dari Sekadar Infrastruktur

TMMD Ke-127 tidak berhenti pada pembangunan jalan. Program ini menyentuh sisi paling manusiawi dari pembangunan. Dua unit rumah tidak layak huni direnovasi, lima sarana air bersih dibangun, penyuluhan digelar, pasar murah dihadirkan, hingga pengobatan gratis diberikan kepada warga.

Di tengah kegiatan, penyerahan bingkisan stunting dan sembako menjadi momen yang sunyi namun penuh makna. Di sanalah TMMD menunjukkan wajah aslinya: pengabdian tanpa jarak antara seragam dan rakyat.

Seorang ibu penerima bantuan tampak menunduk haru. Baginya, TMMD bukan program negara, melainkan pertolongan nyata yang datang tepat waktu.

Kemanunggalan yang Tumbuh dari Lapangan

Kehadiran prajurit TNI yang bekerja bersama masyarakat—mengangkat batu, membuka lahan, menyatu dalam peluh—menjadi potret kemanunggalan yang tidak bisa direkayasa. Inilah ruh TMMD: Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat.

Program ini dijalankan berlandaskan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya tugas Operasi Militer Selain Perang, serta diperkuat oleh regulasi teknis TNI AD dan sinergi pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Namun lebih dari dasar hukum, TMMD berdiri di atas kepercayaan masyarakat.

Membangun Negeri dari Pinggiran

Ketika upacara berakhir pukul 10.15 Wita, TMMD Ke-127 justru baru dimulai. Pekerjaan fisik menanti, penyuluhan berjalan, dan harapan mulai bergerak perlahan dari desa menuju masa depan yang lebih terbuka.

TMMD bukan tentang siapa yang membangun, tetapi untuk siapa pembangunan itu dilakukan. Di Desa Ara, TMMD Ke-127 telah menanamkan satu pesan kuat: negeri ini dibangun bukan hanya dari kota, melainkan dari desa-desa yang selama ini setia menunggu.

Dan di lapangan kecil Dusun Maroanging, sejarah kecil itu mulai ditulis—oleh TNI, oleh pemerintah, dan oleh rakyatnya sendiri.

Pewarta. Basri

Berita Terkait

Curi Katalis Knalpot Ambulans Desa Karama, Pria Warga Gantarang Diamankan Polisi
Reformasi Jilid II Bergema di Jakarta: GMKI Tuding KKN Makin Mengakar, Rakyat Kian Terhimpit
Binluh dan Jumat Berkah, Cara Satlantas Polres Bulukumba Edukasi Masyarkat Tertib Lalulintas.
FORUM JUANG ONO NIHA TEMUI TOKOH BANGSA FIRMAN JAYA DAELI DI PLAZA SENAYAN, MINTA ARAHAN DAN DUKUNGAN MORAL BAGI PERJUANGAN MASYARAKAT NIAS
FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim
Asset Pemda Jadi Lokasi Pasar Malam, Legalitas Dipertanyakan, Publik Desak Pemkab Rohil Bertindak Tegas
Wakil FKDM Rohil Apresiasi Langkah Pemkab Rohil Tutup Pasar Malam
Polsek Bangko Intensif Dampingi Petani, Ketahanan Pangan Rohil Terus Menguat

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:25 WIB

Curi Katalis Knalpot Ambulans Desa Karama, Pria Warga Gantarang Diamankan Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:19 WIB

Reformasi Jilid II Bergema di Jakarta: GMKI Tuding KKN Makin Mengakar, Rakyat Kian Terhimpit

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:42 WIB

Binluh dan Jumat Berkah, Cara Satlantas Polres Bulukumba Edukasi Masyarkat Tertib Lalulintas.

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:17 WIB

FORUM JUANG ONO NIHA TEMUI TOKOH BANGSA FIRMAN JAYA DAELI DI PLAZA SENAYAN, MINTA ARAHAN DAN DUKUNGAN MORAL BAGI PERJUANGAN MASYARAKAT NIAS

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:12 WIB

FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:33 WIB

Wakil FKDM Rohil Apresiasi Langkah Pemkab Rohil Tutup Pasar Malam

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:41 WIB

Polsek Bangko Intensif Dampingi Petani, Ketahanan Pangan Rohil Terus Menguat

Senin, 8 Juni 2026 - 05:23 WIB

Polres Bulukumba Pastikan Selidiki Peristiwa Tenggelamnya Siswi di Kawasan Wisata Apparalang

Berita Terbaru