BKN Bentuk Tim Khusus Perjuangkan Jenderal Hoegeng dan Gus Dur Sebagai Pahlawan Nasional

baraNews

Jumat, 14 Maret 2025 - 08:04 WIB

50336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sebagai langkah awal, Tim Khusus BKN akan gelar Diskusi Serial Kepahlawanan Jenderal Hoegeng dan Gus Dur di Rawon Bidadari, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu,19 Maret 2025 mulai jam 4 sore dan diakhiri buka puasa bersama yang disponsori oleh Rawon Bidadari.

JAKARTA- Hasil kajian awal Barisan Ksatria Nusantara (BKN) merekomendasikan dua nama untuk diperjuangkan sebagai pahlawan nasional, yaitu Jenderal Hoegeng Imam Santoso dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Jenderal Hoegeng diperjuangkan oleh BKN menjadi pahlawan nasional karena jasanya untuk bangsa ini dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di tanah air. Dia juga terkenal sebagai polisi yang jujur, bersih serta memiliki integritas dan moralitas yang tinggi sehingga dapat menjadi teladan bagi bangsa Ini. Sedangkan Gus Dur diperjuangkan oleh BKN menjadi pahlawan nasional karena Gus Dur adalah Presiden RI ke-4 yang merupakan tokoh pluralisme ,toleransi, pejuang HAM dan demokrasi yang sangat besar jasanya dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa ini di saat Indonesia sedang dalam ancaman disintegrasi dan hampir porak poranda karena masalah SARA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BKN awalnya mendukung terhadap upaya Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang sering menyampaikan ke publik untuk menjadikan Jenderal Hoegeng Imam Santoso sebagai Pahlawan Nasional. Namun, dari hasil kajian BKN, muncul juga nama KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur untuk diperjuangkan juga sebagai pahlawan nasional,” ujar Ketua Umum BKN, Muhammad Rofi`i Mukhlis alias Cak Ofi, dalam siaran persnya.

Lebih lanjut, Cak Ofi menyampaikan bahwa saat ini, bangsa Indonesia sedang mengalami krisis keteladanan. Karenanya, orang-orang yang memiliki jasa yang besar dan dijadikan pahlawan nasional itu agar perjalanan hidup dan kiprah mereka dapat diteladani.

“Jenderal Hoegeng dan Gus Dur adalah dua tokoh yang masa hidupnya masih tidak terlalu jauh dari kita, hidup di masa pasca kemerdekaan dan berkiprah dalam rangka mempertahanakan dan mengisi kemerdekaan dengan kapasitasnya masing-masing. Sehingga mudah bagi generasi saat ini untuk dapat meneladani mereka berdua dalam konteks mempertahankan dan mengisi kemerdekaan,” ujar Cak Ofi.

Keseriusan BKN dalam memperjuangkan Jenderal Hoegeng dan Gus Dur sebagai pahlawan nasional diwujudkan dengan membentuk tim khusus yang bertugas mengkaji dan melakukan berbagai upaya terkait untuk meloloskan kedua tokoh ini sebagai pahlawan nasional.

“Sebagai langkah awal, tim khusus bentukan BKN akan menggelar Diskusi Serial Kepahlawanan Jenderal Hoegeng dan Gus Dur di Rawon Bidadari, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Maret 2025 mulai jam 4 sore dan diakhiri buka puasa bersama yang disponsori oleh Rawon Bidadari,” pungkas Cak Ofi. *

Berita Terkait

Pers Dilindungi UU, Tapi Legalitas Media Wajib Jelas! SMSI Kritik Keras Bagi Oknum Mengaku Wartawan
Ucapan Prof Kiki Terkait Anwar Usman Dari Kampus Odong-odong Merupakan Penghinaan & Tidak Etis
Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi
LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar
Dorong UMKM Menjadi Ruang Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK
Patient Experience Memasuki Fase Baru dengan Hadirnya Sertifikasi Global di Indonesia
Customer Experience sebagai Wajah Layanan Publik Indonesia: 65 Pimpinan PLN Raih Sertifikasi CX Global

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:12 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Minggu, 19 April 2026 - 17:07 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 10 April 2026 - 15:37 WIB

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I

Jumat, 10 April 2026 - 13:17 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 3 April 2026 - 18:47 WIB

Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:27 WIB

Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK

Senin, 16 Maret 2026 - 15:24 WIB

Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Berita Terbaru

PASAMAN BARAT

Sebanyak 70 Peserta Paskibraka memasuki tahap Krusial

Rabu, 22 Apr 2026 - 06:08 WIB