BKN Bentuk Tim Khusus Perjuangkan Jenderal Hoegeng dan Gus Dur Sebagai Pahlawan Nasional

baraNews

Jumat, 14 Maret 2025 - 08:04 WIB

50399 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sebagai langkah awal, Tim Khusus BKN akan gelar Diskusi Serial Kepahlawanan Jenderal Hoegeng dan Gus Dur di Rawon Bidadari, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu,19 Maret 2025 mulai jam 4 sore dan diakhiri buka puasa bersama yang disponsori oleh Rawon Bidadari.

JAKARTA- Hasil kajian awal Barisan Ksatria Nusantara (BKN) merekomendasikan dua nama untuk diperjuangkan sebagai pahlawan nasional, yaitu Jenderal Hoegeng Imam Santoso dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Jenderal Hoegeng diperjuangkan oleh BKN menjadi pahlawan nasional karena jasanya untuk bangsa ini dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di tanah air. Dia juga terkenal sebagai polisi yang jujur, bersih serta memiliki integritas dan moralitas yang tinggi sehingga dapat menjadi teladan bagi bangsa Ini. Sedangkan Gus Dur diperjuangkan oleh BKN menjadi pahlawan nasional karena Gus Dur adalah Presiden RI ke-4 yang merupakan tokoh pluralisme ,toleransi, pejuang HAM dan demokrasi yang sangat besar jasanya dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa ini di saat Indonesia sedang dalam ancaman disintegrasi dan hampir porak poranda karena masalah SARA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BKN awalnya mendukung terhadap upaya Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang sering menyampaikan ke publik untuk menjadikan Jenderal Hoegeng Imam Santoso sebagai Pahlawan Nasional. Namun, dari hasil kajian BKN, muncul juga nama KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur untuk diperjuangkan juga sebagai pahlawan nasional,” ujar Ketua Umum BKN, Muhammad Rofi`i Mukhlis alias Cak Ofi, dalam siaran persnya.

Lebih lanjut, Cak Ofi menyampaikan bahwa saat ini, bangsa Indonesia sedang mengalami krisis keteladanan. Karenanya, orang-orang yang memiliki jasa yang besar dan dijadikan pahlawan nasional itu agar perjalanan hidup dan kiprah mereka dapat diteladani.

“Jenderal Hoegeng dan Gus Dur adalah dua tokoh yang masa hidupnya masih tidak terlalu jauh dari kita, hidup di masa pasca kemerdekaan dan berkiprah dalam rangka mempertahanakan dan mengisi kemerdekaan dengan kapasitasnya masing-masing. Sehingga mudah bagi generasi saat ini untuk dapat meneladani mereka berdua dalam konteks mempertahankan dan mengisi kemerdekaan,” ujar Cak Ofi.

Keseriusan BKN dalam memperjuangkan Jenderal Hoegeng dan Gus Dur sebagai pahlawan nasional diwujudkan dengan membentuk tim khusus yang bertugas mengkaji dan melakukan berbagai upaya terkait untuk meloloskan kedua tokoh ini sebagai pahlawan nasional.

“Sebagai langkah awal, tim khusus bentukan BKN akan menggelar Diskusi Serial Kepahlawanan Jenderal Hoegeng dan Gus Dur di Rawon Bidadari, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Maret 2025 mulai jam 4 sore dan diakhiri buka puasa bersama yang disponsori oleh Rawon Bidadari,” pungkas Cak Ofi. *

Berita Terkait

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN
KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR
Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 23:34 WIB

Rampung 100 Persen, Jembatan Gantung Perintis Garuda Siap Difungsikan untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 07:16 WIB

Wujud Sinergitas, Personel Koramil Gantarang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Selasa, 22 September 2026 - 07:13 WIB

Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-03/Kajang Gelar Karya Bakti Genjot Pembangunan Jembatan Perintis

Selasa, 22 September 2026 - 07:11 WIB

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Senin, 21 September 2026 - 03:50 WIB

Genjot Pembangunan Jembatan Garuda, TNI dan Warga Herlang Bulukumba Kompak Gotong Royong

Senin, 21 September 2026 - 03:47 WIB

Sinergi TNI-Rakyat, Koramil 1411-03/Kajang dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda

Sabtu, 19 September 2026 - 08:11 WIB

Tingkatkan Akses Antardesa, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

Rabu, 16 September 2026 - 04:24 WIB

Wujud Sinergitas, TNI dan Warga Gotong Royong Rampungkan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Bulukumpa

Berita Terbaru