Kapolres Pasaman Barat bersama Ketua DPRD Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

REDAKSI SUMBAR

Senin, 1 Juni 2026 - 05:15 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat baraNews

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (01/06/2026). Bupati Pasaman Barat Yulianto bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, kepala OPD, organisasi wanita, serta pemangku kepentingan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Yulianto menegaskan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk menguatkan komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Ini momen refleksi untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Yulianto.

Ia menjelaskan, tema Hari Lahir Pancasila 2026, Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, menegaskan relevansi Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menjadi kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Menurut Yulianto, Pancasila menjadi bintang penuntun bangsa menghadapi ketidakpastian global, disrupsi teknologi, hingga dinamika geopolitik.

“Di tengah keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia mampu berdiri kokoh dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila menjadi jangkar moral yang mempersatukan sekaligus membimbing bangsa menghadapi tantangan zaman,” katanya.

Ia juga menegaskan Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional menjaga ketertiban dunia sesuai Pembukaan UUD 1945. Nilai musyawarah, mufakat, dan kemanusiaan menjadi landasan diplomasi luar negeri yang bebas aktif.

“Melalui nilai-nilai tersebut, Indonesia terus berkontribusi menjaga perdamaian dunia, baik lewat pasukan perdamaian PBB, mediasi konflik regional, maupun memperjuangkan keadilan bagi bangsa yang masih tertindas,” ujar Yulianto.

Lebih lanjut, ia menyatakan perdamaian sejati bukan sekadar ketiadaan perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia. Karena itu, pembangunan bangsa harus tetap berpijak pada nilai moral dan kemanusiaan Pancasila.

Yulianto mengajak generasi muda menjadikan Pancasila sebagai living ideology yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar hafalan.

“Jangan biarkan Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks dalam buku sejarah. Pancasila harus hidup dalam tindakan, keputusan, dan perilaku kita sehari-hari,” tegasnya.

Kepada seluruh perangkat daerah, ia berpesan agar kebijakan publik berlandaskan prinsip keadilan sosial, menjamin hak masyarakat, serta memberi manfaat bagi seluruh lapisan tanpa terkecuali.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dengan melawan intoleransi, radikalisme, dan paham yang mengancam harmoni kehidupan bermasyarakat.

“Mari teguhkan kembali komitmen kebangsaan. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat dalam persatuan, dan kokoh dalam nilai-nilai kemanusiaan. Selama darah Indonesia masih mengalir, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” tutup Yulianto.

Berita Terkait

PT Laras Inter Nusa (LIN) terima Penghargaan Atas Partisipasi Kerja Sama Rehabilitasi kantor Camat Kinali
Sekda Bersama Ketua Koni Buka PORSIS Cup XIX, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Atlet
Komitmen Ahmad Efendi Nasution: Pertama Mendaftar Jadi Calon Wali Nagari Muara Kiawai Hilir
Ketua DPRD Pasaman Barat Hadiri Syukuran HUT Bhayangkara ke-80, Apresiasi Dedikasi Polri Layani Masyarakat
Bawa Nama Pasbar! Sekda Doddy San Ismail Lepas Kontingen O2SN ke Tingkat Provinsi
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tegaskan Penebangan Sejumlah Pohon di kawasan Hutan Kota program revitalisasi dan penataan kawasan,
Seorang Pemuda di Pasaman Barat Diringkus Polisi, Diduga Menyetubuhi Anak di Bawah Umur
Pemkab Pasbar Kebut Pelaksanaan Kegiatan Bersumber dari TKD 2026

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Diduga Pabrik Olie Palsu Kembali Beroperasi di Nerogtog, Profesor Sutan Nasomal Desak Aparat Bertindak !

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Meriah dan Penuh Aksi! 470 Anggota PMR Tunjukkan Kekompakan di Latgab PMI Mekar Baru

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Wagub Babel Hellyana Didakwa Gunakan Ijazah Palsu, Jaksa Ungkap Temuan soal Tanda Tangan Rektor

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, 1.006 Hektare Lahan Terbakar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Hakim Nyatakan Gugatan Praperadilan Dokter Tifa Gugur Demi Hukum

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Sindikat Uang Palsu Rp 36 Miliar di Tangsel Raup Keuntungan Tiga Kali Lipat, Polisi Masih Dalami Motif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Pramono Anung Instruksikan Tindakan Tegas terhadap Konten Al-Qur’an Berhadiah Miras

Berita Terbaru