Tak Layak Disebut Jurnalistik, Agus Kliwir Sentil Media “Copas”

baraNews

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:23 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Fenomena maraknya pemberitaan yang tidak memenuhi standar jurnalistik, kini mendapat sorotan tajam dari CEO perusahaan pers, Agus Kliwir.

Ia menilai saat ini banyak media hanya mengejar kecepatan publikasi, tanpa memperhatikan kualitas informasi yang disajikan kepada publik.

Menurut Agus Kliwir, karya jurnalistik seharusnya dibangun di atas fakta yang jelas, narasumber yang dapat dipertanggungjawabkan, serta memenuhi unsur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dasar jurnalistik yakni konsep 5W1H yang meliputi what, who, when, where, why, dan how. Ia menyebut, tanpa memenuhi unsur

Informasi tidak dapat disebut sebagai produk jurnalistik yang profesional. Media, kata dia, memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat

Dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang.“Ketika itu fakta, maka harus disuarakan sesuai narasumber dan memenuhi kaidah 5W1H,” tegas Agus Kliwir kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Seorang direktur perusahaan media, tidak hanya sebatas mengelola organisasi atau bisnis perusahaan Pers.

Lebih dari itu, pemimpin media harus memastikan setiap rubrik pemberitaan, agar tetap berpegang pada etika pers serta profesionalisme.

Menurutnya, kualitas berita sangat bergantung pada integritas pemimpin media, dalam menjaga standar jurnalistik yang berlaku.

Fenomena copy paste (copas) berita yang kerap terjadi di sejumlah media digital. Praktik tersebut dinilai merusak marwah profesi wartawan

Karena, tidak melalui proses peliputan, verifikasi, maupun konfirmasi kepada narasumber.“Kalau berita itu hanya copas dan bukan hasil kerja jurnalistik, maka itu bukan pewarta independen,” tuturnya.

Agus Kliwir yang juga menjabat Direktur Utama PT. MNS Grub Pers dan CEO PT. SMGC menilai kondisi tersebut, menjadi tantangan serius bagi dunia pers di era digital saat ini.

Banyak media baru bermunculan dengan kecepatan publikasi yang tinggi, namun tidak semuanya menjalankan prinsip dasar jurnalistik secara benar.

Padahal, kata dia, media memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi yang bertugas menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan, Agus Kliwir juga aktif mendorong profesionalisme perusahaan pers serta pentingnya legalitas media.

Ia menilai setiap perusahaan pers, harus mematuhi standar organisasi pers serta regulasi yang berlaku.

Agar ekosistem pers tetap sehat dan kredibel. Menurutnya, integritas pemimpin media sangat menentukan arah pemberitaan.

“Pers harus berdiri di atas fakta, bukan sekadar mengejar kecepatan publikasi tanpa verifikasi,” ujar Agus Kliwir.

Pernyataan tersebut, sekaligus menjadi pengingat bagi insan pers. agar tetap menjaga marwah profesi jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital yang semakin cepat.

Dia berharap perusahaan media tetap menjadikan etika, profesionalisme, serta keakuratan informasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Dengan demikian, media tidak hanya menjadi penyampai berita, tetapi juga penjaga kepercayaan publik terhadap informasi yang beredar di ruang digital”, pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi
LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar
Dorong UMKM Menjadi Ruang Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK
Patient Experience Memasuki Fase Baru dengan Hadirnya Sertifikasi Global di Indonesia
Customer Experience sebagai Wajah Layanan Publik Indonesia: 65 Pimpinan PLN Raih Sertifikasi CX Global
PA-Malut Desak DPP Demokrat Beri Perlindungan Hukum Terkait Kasus Aksandri Kitong
Sorotan Kinerja Kadis Kominfo Rohil: Dinilai Tidak Layak, Akses Jaringan di Palika Masih Terabaikan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:01 WIB

Wujudkan Lingkungan Bersih, Satgas Yonif 521/DY Bersama Warga Gelar Karya Bakti di Area Kantor Desa Apalapsili

Minggu, 19 April 2026 - 19:01 WIB

Sigap dan Peduli Binter TNI, Satgas Yonif 521/DY Tangani Perbaikan Jembatan Longsor di Distrik Eragayam

Jumat, 17 April 2026 - 13:39 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 11:41 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Jumat, 17 April 2026 - 07:59 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Senin, 13 April 2026 - 17:37 WIB

Gotong Royong Bersama Anak Negeri, Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Jalan Kampung di Distrik Bolakme

Minggu, 12 April 2026 - 12:07 WIB

AF Tewas di Konser Dangdut Bendar, Mukit : Polisi Harus Tangkap Pelaku Sekarang

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Berita Terbaru