Pasca Bencana Banjir Sibolga, Pdt. Ida Turnip Turun ke Lokasi dan Berikan Penguatan Rohani

REDAKSI JAKARTA

Senin, 29 Desember 2025 - 11:24 WIB

50357 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Sibolga, Sumatra Utara, Pdt. Ida Turnip, S.Th, bersama tim kemanusiaan dari Jakarta, turun langsung ke lokasi bencana untuk memantau kondisi warga serta melakukan penanganan darurat dan pendampingan rohani.

Bencana banjir dan longsor tersebut terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi selama beberapa hari, yakni pada 23–26 November 2025. Luapan Sungai Aek Doras dan Aek Parira menyebabkan banjir besar yang melanda empat kecamatan, yaitu Sibolga Utara, Sibolga Selatan, Sibolga Sambas, dan Sibolga Kota. Ratusan rumah warga rusak, sebagian tertimbun longsor, serta aktivitas ekonomi masyarakat lumpuh total.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya, Pdt. Ida Turnip menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sibolga.

“Kami sangat-sangat prihatin atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kota Sibolga. Saya melihat langsung kondisi di lapangan dan merasakan penderitaan saudara-saudara kita. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, hidup dalam keterbatasan, dan membutuhkan perhatian serta uluran tangan dari semua pihak,” ujar Pdt. Ida Turnip kepada awak media di Sibolga, Jumat (18/12/2025).

Kunjungan ke GKPS Sibolga
Selain meninjau lokasi terdampak banjir, Pdt. Ida Turnip juga mengunjungi Gereja GKPS Sibolga. Kehadiran beliau disambut hangat oleh para pendeta dan jemaat dengan penuh sukacita dan haru.

“Kami singgah ke GKPS Sibolga karena ada jemaat Tuhan yang terdampak langsung, rumah mereka tertimbun longsor dan rusak akibat banjir. Kami datang untuk menguatkan, mendoakan, dan mengingatkan mereka agar tetap berharap dan kuat di dalam Tuhan,” jelasnya.

Kondisi Lapangan Memprihatinkan
Saat meninjau langsung titik-titik banjir, Pdt. Ida Turnip mendapati banyak rumah warga hancur, sawah rusak, serta berbagai usaha masyarakat hanyut terbawa arus banjir.

“Kami masuk ke rumah-rumah warga dan melihat hampir semuanya rusak parah. Saat ini masyarakat masih bergotong royong membersihkan lumpur dan puing-puing sisa banjir,” katanya.

Dari hasil pengamatan di lapangan, terlihat banyak tumpukan kayu berukuran besar yang terseret masuk ke pemukiman warga. Menurut keterangan masyarakat setempat, kayu-kayu tersebut diduga berasal dari penebangan hutan secara liar, yang memperparah dampak banjir.

Harapan dan Seruan Kemanusiaan
Pdt. Ida Turnip berharap agar pemerintah pusat dan daerah terus hadir memberikan bantuan kemanusiaan, baik dalam bentuk logistik, perbaikan infrastruktur, maupun pemulihan ekonomi warga.

“Kami berharap pemerintah terus memberikan perhatian serius, menyalurkan bantuan secara merata, serta segera melakukan pemulihan pasca-banjir agar masyarakat Sibolga dapat kembali menjalani kehidupan dengan layak,” tutupnya.

Penguatan Firman Tuhan di Tengah Bencana
Di tengah duka dan penderitaan akibat bencana, Pdt. Ida Turnip mengajak masyarakat untuk tetap berpegang pada pengharapan di dalam Tuhan. Beberapa ayat Alkitab yang disampaikan sebagai penguatan iman antara lain:

Mazmur 34:20 “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.”

Yesaya 43:2 “Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan.”

Roma 8:28 “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.”

Melalui kunjungan ini, Pdt. Ida Turnip menegaskan bahwa kehadiran gereja dan semua elemen masyarakat sangat penting dalam masa-masa sulit, sebagai wujud nyata kasih, kepedulian, dan pengharapan bagi sesama.

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bulukumba Amankan Dua Pria, Satu Sachet Diduga Sabu Turut Disita
Wujudkan Akses Penghubung 3 Desa, Personel Koramil Kajang Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
Pimpin Apel Pagi Perdana, AKBP Stephanus Luckyto Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Kecintaan terhadap Organisasi
Babinsa di Bulukumba Serukan Gotong Royong Berantas Hama Babi yang Rusak Kebun Warga
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Herlang dan Warga Kebut Pondasi Jembatan Beton Perintis Garuda
TNI dan Warga Gantarang Bersinergi Bangun Jembatan Beton Garuda Penghubung 3 Desa

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 19:04 WIB

Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Berita Terbaru