Kapolres Bulukumba Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025

MUHAMMAD BASRI

Jumat, 19 Desember 2025 - 12:11 WIB

50338 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARA NEWS-BULUKUMBA
— Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara ke-77, Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. memimpin upacara yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Bulukumba, Jumat pagi (19/12/2025). Upacara tersebut diikuti oleh Pejabat Utama Polres Bulukumba, para Perwira, Kapolsek jajaran, ASN Polri, serta seluruh personel Polres Bulukumba.

Peringatan Hari Bela Negara yang diperingati setiap tanggal 19 Desember ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Peringatan ini juga mengenang berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, saat Agresi Militer Belanda II mengancam keberlangsungan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan Ikrar Bela Negara oleh Aiptu Fajar yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Dalam upacara tersebut, Kapolres Bulukumba membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan secara serentak pada puncak peringatan Hari Bela Negara tanggal 19 Desember.

Tahun 2025 ini, Hari Bela Negara mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, yang menegaskan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta kemajuan Indonesia di tengah berbagai tantangan.

Dalam amanatnya, Kapolres Bulukumba menyampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara ke-77 dilaksanakan di tengah ujian bencana alam yang tengah dialami saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta sejumlah daerah lainnya. Wilayah-wilayah tersebut memiliki peran sejarah yang sangat besar dalam perjalanan perjuangan Republik Indonesia, sehingga musibah yang mereka hadapi saat ini merupakan panggilan bagi seluruh anak bangsa untuk turut membantu dan menunjukkan solidaritas.

“Dari Aceh kita belajar tentang keteguhan sebuah daerah yang sejak masa kerajaan menjadi benteng pertahanan Nusantara. Pada masa revolusi kemerdekaan, Aceh dikenal sebagai ‘Daerah Modal’ karena dukungan rakyatnya, baik logistik, pesawat, maupun dana, yang menjadi penopang perjuangan dan diplomasi Republik Indonesia,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga mengenang semangat juang rakyat Sumatera Utara, khususnya perlawanan heroik di Medan sebagai pusat perlawanan terhadap agresi Belanda. Sementara dari Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, lahir PDRI yang menjadi penyelamat Republik Indonesia pada masa kritis ketika ibu kota negara diduduki, sehingga pemerintahan Republik tetap berjalan.

“Tanpa ketiga wilayah ini, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari perjalanan masa lalu, tetapi juga fondasi yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” ujar Kapolres.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Bulukumba juga memimpin doa dan mengheningkan cipta untuk para korban bencana alam, yang diikuti oleh seluruh peserta upacara sebagai bentuk empati dan solidaritas.

Di akhir amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa momentum Hari Bela Negara ke-77 hendaknya menjadi pengingat bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing.

“Mari kita bersama-sama meneguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” tutup Kapolres.

Upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 ini berlangsung dengan khidmat dan tertib, menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta bahwa setiap warga negara memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju.

Pewarta.Basri

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bulukumba Amankan Dua Pria, Satu Sachet Diduga Sabu Turut Disita
Wujudkan Akses Penghubung 3 Desa, Personel Koramil Kajang Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
Pimpin Apel Pagi Perdana, AKBP Stephanus Luckyto Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Kecintaan terhadap Organisasi
Babinsa di Bulukumba Serukan Gotong Royong Berantas Hama Babi yang Rusak Kebun Warga
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Herlang dan Warga Kebut Pondasi Jembatan Beton Perintis Garuda
TNI dan Warga Gantarang Bersinergi Bangun Jembatan Beton Garuda Penghubung 3 Desa

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Minggu, 27 September 2026 - 17:35 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru