BARA NEWS-BULUKUMBA
-SENIN 8 Desember 2025 — Beberapa lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bulukumba kini menuai kontroversi. Pasalnya, sebagian lokasi yang dipilih adalah lapangan sepak bola yang selama ini menjadi sarana umum bagi masyarakat untuk berolahraga dan berkumpul.
Keputusan menggunakan lapangan sepak bola sebagai tempat pembangunan gerai koperasi ini mendapat penolakan dari warga dan tokoh masyarakat. Mereka menilai penggunaan lapangan untuk gedung koperasi dapat mengurangi ruang publik yang sangat dibutuhkan dan memicu konflik sosial.
Ketua Tim Investigasi Jaringan Pena Bulukumba, Andi Saiful, meminta pemerintah dan instansi terkait untuk segera mengevaluasi lokasi dan memilih lahan yang lebih tepat. Ia mencontohkan lokasi kontroversi yang ada di Kecamatan Ujung Loe desa Manyampa yang mendapat penolakan keras dari warga.
“Sebaiknya pemerintah setempat dan instansi terkait mengajak perwakilan warga desa terkait untuk duduk bersama membahas persoalan ini agar tak menimbulkan konflik, demi kelancaran pembangunan koperasi merah putih,” tegas Andi Saiful.
Andi Saiful berharap agar proyek ini berjalan lancar tanpa mengorbankan fasilitas olahraga dan kepentingan masyarakat luas. Mendengarkan aspirasi dan partisipasi masyarakat akan menjadi kunci sukses pembangunan koperasi merah putih di Bulukumba,tutupnya.
Narasumber.Andi Saiful
Pewarta.Basri
































