ULTIMATUM KELUARGA KORBAN: WARGA DESAK PENUTUPAN TAMBANG ILEGAL DI DAS BALANTIENG

MUHAMMAD BASRI

Jumat, 5 Desember 2025 - 03:19 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARA NEWS-BULUKUMBA
– 4 Desember 2025
Suasana duka dan kemarahan menyelimuti warga Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe, setelah Marwa binti Jumali tenggelam sekitar pukul 06.40–06.55 WITA saat menyeberangi Sungai Balantieng menuju persawahan di Desa Longrong. Korban terpeleset dan terbawa arus deras yang diduga kuat disebabkan pendalaman alur sungai akibat aktivitas galian C dan penyedotan pasir ilegal.

Peristiwa ini memicu aksi protes besar. Puluhan warga dan keluarga korban, dipimpin Andi Nasaruddin, mendatangi lokasi kejadian dan menyampaikan ultimatum:

> “Hentikan tambang ilegal di DAS Balantieng. Jika tidak ada tindakan, kami akan bertindak. Ini nyawa keluarga kami.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi hadir Kabid DLHK Bulukumba, Camat Ujung Loe Andi Ridwan, Kapolsek Ujung Loe, Wakapolsek, dan personel kepolisian. Kapolsek menyampaikan belasungkawa dan memimpin pembacaan Surah Al-Fatihah. Kabid DLHK menegaskan bahwa papan larangan dan peringatan sudah dipasang sejak satu minggu sebelumnya, namun aktivitas tambang tetap berjalan.

Keluarga korban memastikan akan melaporkan terduga pemilik dan operator tambang berinisial HS, yang diduga menyebabkan pendalaman sungai melalui aktivitas penyedotan pasir.

> “Jika laporan resmi masuk, kami siap memproses,” tegas Polsek Ujung Loe.

Kepala Desa Balong, Irsan Arif, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya keluarga korban:

> “Tim sudah turun, larangan sudah dipasang, tapi tambang tetap berjalan. Proses hukum harus ditegakkan.

Ketua DPK LIAPN Bulukumba, Adil Makmur, turut mengecam keras:

> “Ini tragedi akibat pelanggaran hukum. BBWS Pompengan–Jeneberang harus segera menutup seluruh aktivitas tambang ilegal di DAS Balantieng.”

Informasi lapangan menunjukkan bahwa satu minggu sebelum tragedi, tim gabungan dari BBWS Pompengan–Jeneberang, Polres Bulukumba, Satpol PP, DLHK, dan Pemerintah Desa Balong telah menutup lokasi sementara, namun penambangan tetap berlangsung.

Warga dan keluarga korban menuntut penegakan hukum berdasarkan Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 (Minerba), yang mengatur pidana maksimal 5 tahun penjara dan denda hingga Rp100 miliar bagi pelaku penambangan tanpa izin.

Aksi ditutup dengan penegasan bahwa langkah hukum dan aksi lanjutan akan terus dilakukan apabila aktivitas tambang ilegal di DAS Balantieng tidak segera dihentikan oleh pihak berwenang.

Pewarta.Basri

Berita Terkait

Kisruh Pemilihan BPD Topanda, Panitia Dituding Bermain di Balik Aturan
Bripda M.Ahriadi Personel Satlantas Polres Bulukumba Ikuti MTQ Tingkat Provinsi Sulsel.
Sembilan Warga Sipil Puncak Dilaporkan Tewas dalam Operasi Militer; Tokoh Muda Papua Kecam Tindakan di Wilayah Sipil
KEJAR AKSES MOBIL, GOTONG ROYONG PERLEBAR JEMBATAN GARUNTUNGAN MASUK HARI KEDUA
Korps Raport Kenaikan Pangkat Personel Kodim 1411/Blk Berlangsung Khidmat, Tujuh Prajurit Naik Pangkat
Pererat Sinergitas, Babinsa Paccarammengang Duduk Bareng Perangkat Desa Bahas Keamanan Wilayah 
Babinsa dan Pemerintah Desa Bulo-Bulo Gelar Kerja Bakti Bersihkan Jalan dan Drainase di Bulukumba
Demi Pulihkan Akses Roda Empat, Warga Garuntungan Perlebar Jembatan Darurat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:39 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 07:59 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Senin, 13 April 2026 - 17:37 WIB

Gotong Royong Bersama Anak Negeri, Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Jalan Kampung di Distrik Bolakme

Minggu, 12 April 2026 - 12:07 WIB

AF Tewas di Konser Dangdut Bendar, Mukit : Polisi Harus Tangkap Pelaku Sekarang

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Sabtu, 11 April 2026 - 15:03 WIB

Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110

Jumat, 10 April 2026 - 16:40 WIB

Ikhtiar Langka Kesembuhan Menuju Kesejahtraan Satgas PAMTAS RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi

Jumat, 10 April 2026 - 16:39 WIB

Reaksi Spontan Masyarakat Atas Aksi Unjuk Rasa ( GAM ) Gerakan Aktivis Mahasiswa

Berita Terbaru