BARA NEWS -BULUKUMBA
-13 November 2025 —
Di tengah derasnya arus perubahan zaman dan tantangan moral profesi hukum, dua pengacara muda asal Bulukumba, Asrianto, S.H., M.H. dan Takbiratul, S.H., tampil dengan semangat baru menegakkan keadilan dan menjaga martabat profesi.
Keduanya berkolaborasi dengan Kabiro Media Bintang Bayangkara Indonesia Bulukumba, Abdul Rauf, untuk membangun sinergi antara dunia hukum dan dunia jurnalistik yang berintegritas.
Dengan pengalaman dan dedikasi yang mereka miliki, kedua pengacara ini tidak hanya dikenal di ruang sidang, tetapi juga di ruang sosial masyarakat. Mereka membawa semangat baru: menjadikan hukum sebagai alat pembebas, bukan sekadar alat kekuasaan.
> “Menjadi pengacara bukan hanya soal menang di pengadilan, tetapi bagaimana kita menjaga nurani agar hukum benar-benar berpihak pada rakyat,” ujar Asrianto, S.H., M.H., penuh keyakinan.
“Keadilan itu tidak diukur dari jabatan, tapi dari keberanian membela kebenaran meskipun sendirian,” tambah Takbiratul, S.H. yang dikenal tegas dan berintegritas.
Sementara itu, Abdul Rauf, Kabiro Media Bintang Bayangkara Indonesia Bulukumba, menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara informasi publik dan penegakan hukum.
Baginya, media adalah pilar keempat demokrasi yang harus berjalan berdampingan dengan lembaga hukum untuk menciptakan masyarakat yang sadar akan keadilan.
> “Kami di media tidak hanya menyampaikan berita, tapi juga membangun kesadaran publik. Pena dan hukum jika bersatu dalam kejujuran, akan menjadi kekuatan yang tak tergoyahkan,” ungkap Abdul Rauf.
Dalam kegiatan santai bertajuk “Ngopi Inspirasi”, ketiganya kerap membahas isu sosial, keadilan, dan pentingnya etika profesi di tengah era digital. Mereka mengajak generasi muda agar tidak takut bersuara dan tetap berpegang pada nilai kejujuran sebagai pondasi keberhasilan.
Kata-Kata Motivasi & Mutiara Inspirasi:
💬 “Jadilah pengacara yang membela bukan hanya di depan hakim, tapi juga di hadapan hati nurani.”
💬 “Keadilan tidak lahir dari kekuasaan, tapi dari keberanian untuk berkata benar.”
💬 “Integritas adalah pakaian sejati bagi pengacara dan jurnalis — tanpa itu, semua kehilangan makna.”
💬 “Media yang jujur dan hukum yang adil adalah dua pilar bangsa yang tak boleh runtuh.”
💬 “Generasi muda harus menanamkan kejujuran sebelum berbicara tentang kemenangan.”
Sinergi antara dua pengacara muda Asrianto, S.H., M.H. dan Takbiratul, S.H., bersama Kabiro Media Bintang Bayangkara Indonesia Bulukumba, Abdul Rauf, menjadi contoh nyata bahwa kekuatan hukum dan media dapat berpadu indah dalam semangat kejujuran dan perjuangan.
Mereka hadir bukan hanya sebagai pelaku profesi, tetapi sebagai inspirasi bagi masyarakat Bulukumba dan generasi penerus di seluruh Indonesia.
Pewarta.Basri
































