Dari Tangerang ke Boston: Dukungan Prof. Harris Arthur Hedar Antar Tim UPH ke Panggung Internasional

REDAKSI JAKARTA

Senin, 3 November 2025 - 15:59 WIB

50120 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boston, Amerika Serikat — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Indonesia. Tim Foreign Direct Investment International Arbitration Moot (FDI Moot) dari Universitas Pelita Harapan (UPH) berhasil mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi internasional yang diselenggarakan di Suffolk University Law School, Boston, Amerika Serikat, pada Oktober 2025. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai universitas ternama dari seluruh dunia yang beradu kemampuan dalam bidang hukum investasi internasional dan arbitrase.

Tim UPH yang terdiri dari Katrina Martin, Muhammad Glenn Akbar, Zoya Windyaningrum, Jocevine Meganta Lovejoy El Lubis, dan Braxton Gunawan tampil dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi. Mereka berhasil menunjukkan kemampuan terbaik dalam menyusun argumentasi hukum, menulis memorial, serta melakukan oral pleading di hadapan panel arbitrator internasional yang berpengalaman. Keikutsertaan mereka menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa hukum Indonesia mampu bersaing di kancah global dan menunjukkan kualitas intelektual yang tidak kalah dari universitas-universitas internasional lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesuksesan tim UPH dalam mengikuti FDI Moot Boston 2025 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang peduli terhadap kemajuan pendidikan hukum di Indonesia. Dukungan tersebut datang dari Nobu Bank, Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Jayabaya, serta DPC PERADI Tangerang, yang turut membantu mewujudkan partisipasi tim dalam ajang internasional ini. Salah satu sosok penting yang turut memberikan dukungan adalah Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, yang dikenal sebagai salah satu sponsor utama sekaligus Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Dalam kesempatan terpisah, Prof. Harris menyampaikan apresiasinya atas perjuangan para mahasiswa UPH yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. “Keikutsertaan mahasiswa Indonesia di ajang internasional seperti ini merupakan bukti nyata bahwa generasi muda kita memiliki potensi besar dalam diplomasi hukum global. Dukungan kepada mereka adalah investasi bagi masa depan hukum Indonesia,” ujarnya.

Keikutsertaan tim UPH dalam kompetisi FDI Moot ini juga menjadi bentuk diplomasi akademik Indonesia di dunia hukum internasional. Melalui ajang tersebut, mahasiswa berkesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring dengan mahasiswa dan praktisi hukum dari berbagai negara, serta memperkenalkan perspektif hukum Indonesia di forum global. Salah satu anggota tim, Zoya Windyaningrum, mengungkapkan rasa bangganya atas kesempatan tersebut. “Bisa membawa nama Indonesia di ajang seprestisius ini merupakan pengalaman luar biasa. Kami belajar banyak, tidak hanya tentang hukum investasi, tapi juga tentang kerja sama tim dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.

Partisipasi tim FDI Moot Universitas Pelita Harapan di Boston menjadi inspirasi bagi mahasiswa hukum di seluruh Indonesia untuk terus berprestasi di tingkat internasional. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh seperti Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, menunjukkan pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi hukum, lembaga keuangan, dan organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas pendidikan hukum nasional serta memperkuat peran Indonesia dalam forum hukum internasional.

Penulis : (*)

Berita Terkait

Sertu Alpin Kawal Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Pataro, 362 Warga Terima Beras dan Minyak 
Alfred Pabika: Organisasi Kristen yang Melaporkan Jusuf Kalla Telah Membaca Ceramah Secara Sepotong dan Teologis Sempit
SYIFA DAN AULIA HARUMKAN MA PP NURUL FALAH DI AJANG LOMBA OPINI IOU INDONESIA
Pererat Silaturahmi, Babinsa Serda Akbar Ajak Warga Kahayya Jaga Kamtibmas dan Kebersihan Lingkungan 
Tingkatkan Hasil Panen, Babinsa Tugondeng Kopda Harianto Ajak Petani Fokus Perawatan Tanaman 
Kisruh Pemilihan BPD Topanda, Panitia Dituding Bermain di Balik Aturan
Bripda M.Ahriadi Personel Satlantas Polres Bulukumba Ikuti MTQ Tingkat Provinsi Sulsel.
Sembilan Warga Sipil Puncak Dilaporkan Tewas dalam Operasi Militer; Tokoh Muda Papua Kecam Tindakan di Wilayah Sipil

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:01 WIB

Wujudkan Lingkungan Bersih, Satgas Yonif 521/DY Bersama Warga Gelar Karya Bakti di Area Kantor Desa Apalapsili

Minggu, 19 April 2026 - 19:01 WIB

Sigap dan Peduli Binter TNI, Satgas Yonif 521/DY Tangani Perbaikan Jembatan Longsor di Distrik Eragayam

Jumat, 17 April 2026 - 13:39 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 11:41 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Jumat, 17 April 2026 - 07:59 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Senin, 13 April 2026 - 17:37 WIB

Gotong Royong Bersama Anak Negeri, Satgas Yonif 521/DY Bersihkan Jalan Kampung di Distrik Bolakme

Minggu, 12 April 2026 - 12:07 WIB

AF Tewas di Konser Dangdut Bendar, Mukit : Polisi Harus Tangkap Pelaku Sekarang

Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Berita Terbaru