Ultimatum PMII Bulukumba: Desak Polres Bertindak Tegas atas Maraknya Kasus Penipuan

MUHAMMAD BASRI

Senin, 13 Oktober 2025 - 01:26 WIB

501,049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARA NEWS-BULUKUMBA
– 13 Oktober 2025 — Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bulukumba, Renaldi Amir, menyampaikan pernyataan sikap tegas terhadap meningkatnya kasus penipuan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bulukumba, disertai dengan penanganan yang dinilai lamban oleh aparat kepolisian.

Dalam keterangannya, Renaldi mengungkapkan keprihatinan mendalam atas maraknya tindak penipuan yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Berdasarkan laporan dan pengaduan yang diterima oleh PMII Bulukumba, kasus penipuan dengan berbagai modus telah menyebabkan kerugian material yang cukup besar dan merugikan banyak pihak.

“Kami menerima sejumlah laporan dari masyarakat yang menjadi korban penipuan. Ironisnya, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah konkret dari pihak aparat penegak hukum, khususnya Polres Bulukumba, untuk menyelesaikan kasus tersebut secara tuntas,” ujar Renaldi Amir dalam pernyataannya, Senin (13/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PMII Bulukumba mencatat, berdasarkan informasi terakhir yang diterima dari pihak kepolisian, terdapat enam laporan kasus penipuan yang telah masuk di Polres Bulukumba dengan terduga pelaku yang sama. Dari jumlah tersebut, hanya satu laporan yang telah dinaikkan statusnya ke tahap penetapan tersangka, namun hingga kini belum ada tindakan penangkapan terhadap pelaku.

Situasi ini, menurut Renaldi, menimbulkan keraguan publik terhadap komitmen dan profesionalitas aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

“Kondisi ini tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga mengikis kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Kami menduga ada unsur kelalaian, bahkan potensi pembiaran dalam proses hukum yang sedang berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut, PMII Bulukumba menilai bahwa penegakan hukum yang lamban dan tidak transparan berpotensi melahirkan preseden buruk di tengah masyarakat, di mana kejahatan seolah mendapat ruang bebas tanpa sanksi tegas. Oleh karena itu, PMII Bulukumba mengeluarkan tiga tuntutan utama sebagai berikut:
1. Kapolres Bulukumba diminta untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait lambannya penanganan kasus penipuan yang meresahkan masyarakat.
2. Evaluasi internal harus segera dilakukan terhadap penyidik atau oknum yang diduga sengaja memperlambat proses hukum.
3. Polda Sulawesi Selatan dan Propam Polri diharapkan turun langsung untuk melakukan pengawasan dan memastikan proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip keadilan.

PMII Bulukumba menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengawasi proses penegakan hukum hingga tuntas. Bagi organisasi ini, keadilan bukan hanya persoalan hukum semata, tetapi juga moralitas sosial dan legitimasi negara dalam menegakkan prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Bulukumba untuk tetap bersatu, kritis, dan tidak takut bersuara. Hukum harus menjadi pelindung rakyat, bukan alat pembiaran bagi kejahatan,” pungkas Renaldi.

Dengan ultimatum ini, PMII Bulukumba berharap aparat penegak hukum dapat bertindak cepat, transparan, dan tegas dalam menuntaskan berbagai kasus penipuan yang telah mencederai rasa aman serta kepercayaan publik.

Narasumber.Renaldi

Pewarta.Basri

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bulukumba Amankan Dua Pria, Satu Sachet Diduga Sabu Turut Disita
Wujudkan Akses Penghubung 3 Desa, Personel Koramil Kajang Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
Pimpin Apel Pagi Perdana, AKBP Stephanus Luckyto Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Kecintaan terhadap Organisasi
Babinsa di Bulukumba Serukan Gotong Royong Berantas Hama Babi yang Rusak Kebun Warga
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Herlang dan Warga Kebut Pondasi Jembatan Beton Perintis Garuda
TNI dan Warga Gantarang Bersinergi Bangun Jembatan Beton Garuda Penghubung 3 Desa

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Minggu, 27 September 2026 - 17:35 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru