PT. TAS Disebut Biang Kerusakan Lingkungan

baraNews

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 20:34 WIB

50255 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Torete |  Pihak perusahaan tambang nikel yang melakukan operasi produksi di wilayah desa Buleleng dan Torete, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Propinsi Sulawesi Tengah, yakni PT. Teknik Alum Service (TAS) terus menuai sorotan masyarakat sekitar.

Hal ini disampaikan Arlan, tokoh pemuda desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, kepada wartawan media ini, Sabtu, 4 oktober 2025.

Mulai soal tudingan menjadi biang kerusakan lingkungan, akibat menjalankan aktivitas penambangan yang tidak mengikuti kaidah pertambangan yang ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehingga mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor yang merugikan masyarakat lingkar tambang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, belum lagi soal perampasan lahan masyarakat dan lahan adat serta lahan desa secara terstruktur dan masif dengan menggunakan tangan Kepala Desa Torete dan oknum pemerintah desa lainnya serta oknum pemerintah kecamatan Bungku Pesisir.

“Hal ini pula yang menjadikan problem sengketa agraria antar pihak perusahaan tambang dan masyarakat tak berkesudahan. Baik di desa Torete khususnya dan Morowali pada umumnya,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Arlan, adanya upaya-upaya adu domba antar masyarakat dengan masyarakat melalui humas-humas lokal perusahaan dengan cara memancing keributan alias memprovokasi agar ucapan maupun tindakan masyarakat berbuah kriminal dan mudah terjerat proses hukum.

“Ketika, sudah ada masyarakat yang terjerat hukum. Disinilah keberhasil pihak perusahaan tambang nikel, khususnya PT. TAS dalam membungkam mereka yang vokal dalam menyuarakan kritik dan aspirasi masyarakat,” imbuhnya.

Berita Terkait

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit
Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional
Hadiri Penanaman Jagung, Kapolda Riau Laporkan Capaian Produksi di 2025
Bengkalis Digoyang! Polda Riau Ungkap Peredaran Heroin Besar-besaran, Dua Tersangka Ditangkap
AKPERSI Pekanbaru: Kritik Pendidikan Harus Berbasis Fakta, Pemerintah Kota Tetap Komitmen Majukan Sekolah
Klarifikasi Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru, Terkait Sertifikat Cakep dan Bantah Melakukan Intervensi Terhadap Rekan Pers
Agus Kliwir Warning Akun Medsos Ngaku Wartawan, Tak Penuhi Standar Pers
Viral Dugaan Pemilik Dapur MBG di Ogan Ilir Keluarkan Kata Tak Pantas, Publik Geram

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:15 WIB

Hadiri Penanaman Jagung, Kapolda Riau Laporkan Capaian Produksi di 2025

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:30 WIB

Bengkalis Digoyang! Polda Riau Ungkap Peredaran Heroin Besar-besaran, Dua Tersangka Ditangkap

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:22 WIB

AKPERSI Pekanbaru: Kritik Pendidikan Harus Berbasis Fakta, Pemerintah Kota Tetap Komitmen Majukan Sekolah

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:34 WIB

Klarifikasi Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru, Terkait Sertifikat Cakep dan Bantah Melakukan Intervensi Terhadap Rekan Pers

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:42 WIB

Agus Kliwir Warning Akun Medsos Ngaku Wartawan, Tak Penuhi Standar Pers

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:40 WIB

Viral Dugaan Pemilik Dapur MBG di Ogan Ilir Keluarkan Kata Tak Pantas, Publik Geram

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:52 WIB

Cinta Ditolak “Dibacok”, Ketua Bid. Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita Kecam Aksi Biadap

Berita Terbaru